Kontrofersi Panji Gumilang dan Pondok Al Zaytun

Foto: Panji Gumilang Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu

Kotakita.net, Jawa Barat– Pondok Pesantren Al-Zaytun dan Pimpinannya Panji Gumilang seperti tidak putus dari kontroversi. Didirikan sejak tahun 1999, pondok pesantren yang terletak di Indramayu ini, kerap menyadi sorotan banyak pihak. Dihimpun dari berbagai sumber, tabloid kota kita menyajikannya bagi pembaca.

Tahun ini, bermula dari unggahan video salat id yang tidak biasa, para netizen berbondong-bondong melontarkan komentarnya. Pasalnya, dalam tayangan yang kemudian viral itu, terlihat jamaah salat Idul Fitri 1444 Hijriah lelaki dan perempuan bercampur dalam satu saf.

Bukan saja itu, muncul berbagai pernyataan Panji Gumilang yang kontroversial seperti perempuan bisa menjadi khatib salat Jumat di Al Zaytun, serta Al Quran bukan kalam Allah, tapi kalam Rasulullah. Panji juga sempat berucap bahwa Allah tak mengerti bahasa Indramayu.

Merasa tidak ingin kecolongan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kemudian membentuk tim investigasi. Mereka pun memanggil Panji Gumilang ke Gedung Sate pada 23 Juni 2023. Di sana, Panji Gumilang kembali menuai kontroversi dengan mengucap Shalom Alaichem, sebuah salam yang dikenal dalam bahasa Ibrani yang berarti damai untukmu.

Pria Kelahiran 27 Juli 1946 ini juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP), Ihsan Tanjung, pada hari Jumat, 23 Juni 2023.

Bareskrim Polri kemudian memanggil pria asal Gresik itu pada Senin, 3 Juli 2023. Dia dicecar 26 pertanyaan selama 8 jam pemeriksaan.

Meski kasusnya telah ditingkatkan ke tahap Penyidikan, namum Bareskrim Mabes Polri belum menetapkan tersangka atas kasus ini. Menurut Djuhandhani Rahardjo Puro, Dirtipidum Bareskrim Polri, total 14 saksi yang telah diperiksa.

“10 orang diperiksa langsung di Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu. Sedangkan, empat saksi diperiksa di gedung Bareskrim. “Empat orang saksi ini adalah mantan pengurus di Al Zaytun,” kata Djuhandhani saat ditemui di Bareskrim, Kamis, 6 Juli 2023.

Seusai dipemeriksa, Pria kelahiran Gresik itu mengaku telah menyampaikan semua keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik.

Kontroversi Panji Gumilang berlanjut seiring dengan temuan PPATK dan BPN. Dalam keterangan Pers nya, Mahfud MD menyampaikan ada sebanyak 145 rekening yang berisi kegiatan Ponpes Al Zaytun dan pimpinan Ponpes Panji Gumilang. Semua rekenig ini telah dibekukan.

“Tentang tindak pidana pencucian uang, kami telah bekukan 145 dari 367 rekening yang diduga menurut PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan) mempunyai kaitan dengan ponpes atau kegiatan Al Zaytun, kegiatan Panji Gumilang,” kata Mahfud.

Selain itu, Pihaknya menemukan 295 bidang tanah dengan sertifikat atas nama Panji Gumilang dan keluarganya. Penyalahgunaan berupa kepemilikan lahan yang kini sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *