Dipicu Rasa Sakit Hati Akibat Perundungan, Pria di Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat Kantor Diskominfo

Sebuah insiden mengejutkan melanda instansi pemerintahan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar menjadi sasaran aksi pembakaran yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial MFA (24). Pelaku nekat membakar area ruang rapat yang berlokasi di lantai tiga gedung tersebut, memicu kepanikan serta kerugian material pada fasilitas kantor.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari pihak kepolisian lokal, motif di balik aksi nekat ini dipicu oleh akumulasi kekesalan dan rasa sakit hati yang mendalam. Pelaku mengaku kerap menjadi korban perundungan atau aksi ejekan di lingkungan kantor tersebut. MFA merasa tertekan karena sering kali diambil fotonya secara sembunyi-sembunyi oleh orang-orang di kantor, yang kemudian dijadikan bahan lelucon dan ejekan secara terus-menerus.

Read More

Aksi pembakaran ini disinyalir bukan tindakan impulsif semata, melainkan telah direncanakan secara matang. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa rencana sabotase tersebut sudah dipersiapkan oleh pelaku sejak malam hari sebelum eksekusi. Pelaku dengan sengaja menyiapkan bahan bakar minyak jenis Pertalite sebagai alat utama untuk menyulut kobaran api di lokasi sasaran.

Pada hari kejadian, Selasa (11/8) sekitar pukul 07.20 WITA, MFA mendatangi gedung Diskominfo Kukar saat suasana kantor masih relatif sepi dari aktivitas pegawai. Berbekal bahan bakar yang telah dibawanya, pelaku langsung menuju lantai tiga dan menyiramkan Pertalite di dalam ruang rapat sebelum akhirnya menyulut api. Kobaran api sempat merusak sejumlah inventaris dan fasilitas di ruang pertemuan tersebut.

Kini, pelaku telah berhasil diamankan oleh aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyoroti dampak bahaya dari perundungan di lingkungan kerja yang berpotensi memicu tindakan kriminal nekat. Aparat kepolisian terus mendalami peristiwa ini guna memastikan seluruh fakta hukum terungkap secara rinci.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *