Palangka Raya Berintegritas: Melangkah Maju dengan 1 Dekade Opini WTP BPK dan Kolaborasi Pembangunan

PALANGKA RAYA – Di tengah hiruk pikuk pembangunan perkotaan yang dinamis, Kota Palangka Raya berdiri kokoh sebagai teladan pemerintahan yang berintegritas. Menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-69 pada 17 Juli 2026, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini tidak hanya merayakan usia, namun juga merefleksikan sebuah perjalanan panjang dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Pencapaian paling menonjol yang menandai komitmen ini adalah keberhasilan Pemerintah Kota Palangka Raya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sepuluh kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Sebuah rekor gemilang yang bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bukti nyata konsistensi dalam pengelolaan keuangan publik yang patut dicontoh.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pencapaian WTP ini merepresentasikan kerja keras dan sinergi tak kenal lelah dari seluruh perangkat daerah. “Ini adalah hasil dari dedikasi kolektif untuk memastikan setiap anggaran dikelola dengan cermat, sesuai aturan, dan berorientasi pada manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Lebih dari sekadar kepatuhan, WTP menjadi pondasi kepercayaan publik, memungkinkan pemerintah untuk mengalokasikan sumber daya secara efektif demi kemajuan kota.

Integritas dalam pengelolaan keuangan ini bermuara pada berbagai inisiatif pembangunan yang langsung menyentuh kehidupan warga. Dari infrastruktur yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga efisiensi layanan publik, setiap rupiah anggaran daerah diupayakan untuk memberikan dampak positif. WTP bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Namun, Palangka Raya memahami bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Semangat Hari Jadi ini diperkuat dengan landasan kolaborasi multisectoral yang kuat. Pemerintah Kota secara aktif merangkul DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan seluruh lapisan masyarakat. Sinergi ini menjadi katalisator penting untuk mengakselerasi pembangunan inklusif, merespons kebutuhan yang terus berkembang, serta menciptakan ekosistem inovasi yang dinamis.

Dengan fondasi tata kelola yang kokoh, Palangka Raya optimis menatap masa depan. Kemampuan menarik investasi, memperluas cakupan layanan publik, dan meningkatkan daya saing kota di kancah regional maupun nasional menjadi prioritas. “Konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas adalah modal utama kami untuk mewujudkan Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi yang modern, berdaya saing, dan tentunya, menyejahterakan warganya,” tambah Fairid.

Seluruh elemen masyarakat diundang untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian perayaan Hari Jadi. Lebih dari sekadar seremoni, agenda-agenda yang disiapkan juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mempromosikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah, mengembangkan sektor pariwisata, hingga mengkampanyekan gaya hidup sehat. Ini adalah bukti bahwa perayaan ulang tahun adalah momentum untuk bergerak maju bersama, membangun Palangka Raya yang lebih baik untuk semua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *