Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi kekerasan tanpa alasan jelas di area publik mendadak viral dan memicu kemarahan warganet. Insiden tidak menyenangkan ini menimpa seorang wanita yang tiba-tiba ditendang oleh seorang pria asing dari arah belakang saat sedang mengantre makanan di pusat perbelanjaan populer, Senayan City, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian pun kini bergerak cepat untuk mengusut tuntas kejadian yang meresahkan tersebut.
Dalam video amatir yang beredar luas di media sosial, korban yang mengenakan baju putih tampak sedang berdiri tenang menunggu gilirannya di depan salah satu gerai makanan. Tepat di belakangnya, seorang pria berkaus hitam terlihat sedang duduk santai menikmati hidangannya. Tanpa ada interaksi atau perselisihan sebelumnya, pria tersebut tiba-tiba bangkit dan melayangkan tendangan keras ke punggung wanita tersebut hingga ia tersungkur.
Sontak, aksi brutal yang terjadi di tengah keramaian itu membuat para pengunjung mal lainnya terkejut dan kebingungan. Rekaman kejadian ini langsung memicu reaksi keras dari publik yang menuntut agar pelaku segera diidentifikasi dan ditangkap oleh pihak berwajib.
Merespons keresahan masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Metro Tanah Abang segera mengambil tindakan hukum. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden penyerangan fisik ini. Polisi kini fokus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.
“Tindakan yang kami lakukan saat ini adalah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku,” tegas Dhimas saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Lebih lanjut, Dhimas menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah berupaya menghubungi rekan korban untuk memantau kondisinya sekaligus memberikan pendampingan. Polisi juga sangat mengimbau agar korban segera membuat laporan resmi agar proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan dengan maksimal.
Meski demikian, hingga saat ini korban dilaporkan belum melayangkan laporan resmi ke kepolisian. Hal ini dikarenakan korban masih mengalami syok dan trauma psikologis yang mendalam akibat serangan mendadak tersebut. Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengawal kasus ini demi menjamin keamanan warga di tempat umum.








