Kasus dugaan penistaan agama dalam acara festival musik The Sounds Project berbuntut panjang. Sebuah rumah di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang diduga milik pembawa acara (MC) kegiatan promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Al-Quran, digeruduk oleh sejumlah warga dan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) pada Selasa (11/8) malam.
Aksi penggerebekan yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial ini memicu ketegangan di lingkungan sekitar. Massa yang geram mendatangi lokasi sekitar pukul 19.30 WIB untuk menuntut pertanggungjawaban atas konten kontroversial yang dinilai melecehkan kesucian kitab suci umat Islam tersebut.
Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, membenarkan adanya pergerakan massa tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi guna meredam situasi agar tidak terjadi tindakan hukum sendiri atau anarkis. Setelah diberikan penjelasan yang persuasif, massa akhirnya sepakat untuk membubarkan diri secara tertib.
Salah Sasaran dan Rumah Kosong
Kompol Akhmadi menjelaskan bahwa rumah yang didatangi warga tersebut sebenarnya bukan tempat tinggal pribadi sang MC, melainkan rumah milik mendiang orang tuanya. Saat aksi massa terjadi, sang MC yang bersangkutan juga sedang tidak berada di tempat.
“Kami memberikan pemahaman kepada warga bahwa kasus ini sudah masuk ranah hukum dan sedang ditangani oleh pihak kepolisian. Setelah mendengar penjelasan tersebut, mereka memahami situasi dan langsung membubarkan diri dengan kondusif,” ujar Akhmadi.
Kasus Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Sebelumnya, polemik ini telah resmi dibawa ke jalur hukum oleh Tim Hukum Muslim. Advokat Muhammad Rizki telah melaporkan sedikitnya lima pihak terkait ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penistaan agama sebagaimana diatur dalam Pasal 300 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Pihak-pihak yang dilaporkan meliputi pihak penyelenggara acara (EO) The Sounds Project, produsen minuman keras Newport (Orang Tua Group), dua orang MC pemandu acara, serta seorang perempuan yang melafalkan ayat suci Al-Quran demi mendapatkan sebotol minuman keras dalam tantangan tersebut.

