Dukung Misi SAR Jurnalis di Selat Sunda, Brimob Polda Banten Siagakan Mobil Dapur Lapangan

PANDEGLANG — Guna menunjang kelancaran operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis serta kru kapal cepat Arupadatu I yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah sigap. Melalui Satuan Brimob Polda Banten, Polri mendirikan serta mengoperasikan fasilitas mobil dapur lapangan di Posko Utama SAR Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Langkah kemanusiaan ini bertujuan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan logistik harian bagi seluruh personel tim SAR gabungan, warga lokal, hingga pihak keluarga korban yang berada di lokasi pemantauan. Dapur umum portabel tersebut memproduksi sedikitnya 300 porsi makanan siap saji setiap harinya yang terbagi dalam tiga waktu makan, yakni pagi, siang, dan malam.

Read More

Ketua Tim Dapur Lapangan Polri, Sadiel Marbun, mengungkapkan bahwa pengerahan unit khusus ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Banten sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah upaya pencarian yang menguras energi. Operasional dapur umum telah berjalan sejak hari kedua pencarian dengan pola kerja yang terstruktur ketat demi memastikan ketepatan waktu penyajian.

Efisiensi dan Kualitas Kuliner Lapangan

Proses pengolahan bahan makanan dimulai sejak pukul 05.00 WIB untuk sarapan pagi, dilanjutkan pukul 11.30 WIB untuk makan siang, dan pukul 19.30 WIB untuk makan malam. Menariknya, seluruh proses operasional digerakkan oleh tujuh personel Satbrimob Polda Banten. Meski berlatar belakang sebagai anggota pasukan taktis dan logistik, mereka mampu mengolah ragam menu masakan yang lezat dan bergizi tinggi.

“Kami membagi tugas secara fleksibel, mulai dari peran koki, pemrosesan bahan baku, hingga belanja logistik harian di pasar tradisional terdekat. Setiap hari menu yang disajikan selalu berganti agar para petugas dan relawan tidak merasa bosan,” ujar Sadiel.

Selain makanan utama seperti Ayam Rica-rica khas Manado, dapur lapangan ini juga menyediakan santapan penutup, minuman hangat seperti kopi dan teh, hingga hidangan ringan yang bebas diakses kapan saja oleh para relawan dan petugas SAR. Kehadiran logistik yang terjamin diharapkan dapat menjaga stamina fisik para personel yang terus berjuang dalam misi kemanusiaan tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *