Jokowi Sambangi Cirebon: Hadiri Syukuran Putra Ustadz Ujang Busthomi Bersama Elite PSI

Meskipun masa jabatannya sebagai orang nomor satu di Indonesia telah usai, pesona dan kedekatan Joko Widodo (Jokowi) dengan masyarakat luas seolah tidak pernah pudar. Hal ini terlihat jelas saat Presiden ke-7 Republik Indonesia tersebut melakukan kunjungan penuh kehangatan ke Cirebon, Jawa Barat, untuk menghadiri acara syukuran khitanan putra dari pimpinan Yayasan Al-Busthomi, KH Muhammad Busthomi atau yang akrab disapa Ustadz Ujang Busthomi.

Setibanya di lokasi syukuran yang bertempat di Padepokan Anti Galau, Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jokowi langsung disambut dengan prosesi adat yang begitu kental. Ustadz Ujang Busthomi menyambutnya dengan mengalungkan rangkaian bunga sebagai simbol penghormatan. Suasana semakin semarak berkat iringan musik drum band Alman Panguragan serta kehadiran ikonik Kereta Kencana Paksi Naga Liman milik Keraton Kanoman.

Read More

Alih-alih langsung menuju panggung utama, Jokowi memilih untuk berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer demi bisa menyapa langsung masyarakat Cirebon yang telah memadati rute perlintasan. Dengan senyum khasnya, ia menyalami warga satu per satu. Kepekaan sosialnya pun kembali terlihat ketika ia menyempatkan diri berdialog santai dengan salah seorang pedagang bakso keliling yang sedang berjualan di sekitar area tersebut.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi budaya, tetapi juga diwarnai dengan kehadiran sejumlah tokoh politik nasional. Terlihat mendampingi Jokowi adalah putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kebersamaan ini juga diperkuat dengan kehadiran barisan pengurus DPW PSI Jawa Barat serta beberapa elite partai seperti Bestari Barus dan Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ronald A. Sinaga.

Acara syukuran ini merupakan kelanjutan dari prosesi khitanan putra ketujuh Ustadz Ujang Busthomi, M. Aulian Ghayda Fattana, yang telah dilaksanakan pada Agustus lalu. Kehadiran tokoh nasional sekaliber Jokowi ke pondok pesantren ini menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara umara (pemimpin) dan ulama di tanah air.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *