Ikhtiar dan Doa Bersama untuk Keselamatan 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Solidaritas tanpa batas ditunjukkan oleh insan pers di berbagai penjuru tanah air. Jurnalis di Jakarta, Bandung, hingga Surabaya berkumpul untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan lima rekan pewarta foto dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Selasa (8/9) lalu. Rombongan tersebut dilaporkan hilang saat bertugas meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menggunakan kapal cepat (speed boat).

Aksi yang diinisiasi oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) ini berlangsung khidmat dan serentak di beberapa kota. Di Jakarta, doa bersama dipusatkan di Balai Pewarta Foto, kawasan Bundaran HI. Ketua PFI Pusat, Dwi Pambudo, mengungkapkan harapan besarnya agar tim SAR gabungan segera mendapatkan titik terang. Ia menegaskan bahwa dukungan moral dan doa dari seluruh masyarakat sangat berarti demi keselamatan para korban.

Read More

Solidaritas serupa juga membara di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung. Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi pers menyalakan lilin sebagai simbol harapan di tengah ketidakpastian. Langkah ini menjadi ikhtiar batiniah agar proses pencarian yang tengah berlangsung diberi kemudahan dan membuahkan kabar baik.

Sementara itu, suasana penuh haru juga menyelimuti Taman Apsari, Surabaya. Dengan duduk melingkar dan memegang foto rekan-rekan mereka yang hilang, para jurnalis setempat berdoa agar keajaiban segera datang. Bagi komunitas pers, menyalakan lilin bukan sekadar seremonial, melainkan pancaran doa agar kegelapan di laut segera tersibak.

Adapun kelima jurnalis yang tengah dalam pencarian tersebut adalah M Bagus Khoirunnas (LKBN ANTARA), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (pewarta lepas). Mereka didampingi oleh tiga awak kapal, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (anak buah kapal), dan Heriyanto (pemandu wisata).

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan terus bekerja keras memperluas area pencarian hingga mencakup 3.243 nautical mile (NM). Segenap insan pers dan masyarakat tanah air terus berharap agar para ‘pahlawan informasi’ ini dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan kembali ke pelukan keluarga mereka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *