Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Titik api dilaporkan kembali berkobar di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Savana Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Embusan angin yang kencang membuat kobaran api cepat meluas hingga melalap area ikonik Bukit Teletubbies (Lembah Watangan) dan kini mulai merambat ke kawasan Gunung Kursi.
Insiden ini merupakan kebakaran kedua yang melanda kawasan Bromo setelah sebelumnya sempat terbakar hebat pada Agustus lalu. Menanggapi situasi darurat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Probolinggo, TNBTS, TNI, Polri, serta relawan setempat langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya pemadaman.
Kendala Medan Berat dan Operasi Udara
Upaya pemadaman lewat jalur darat menemui hambatan besar karena kondisi medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau. Sebagai solusi, BPBD Jatim mengerahkan helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi bom air (water bombing). Helikopter tersebut mengambil pasokan air dari Danau Ranu Pani di Lumajang.
Hingga Jumat siang, operasi udara tersebut telah mengudara sebanyak 17 kali dan menumpahkan sekitar 17.000 liter air ke titik-titik api. Namun, kendala alam kembali menghadang. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan Gunung Bromo memaksa petugas menghentikan sementara operasi water bombing demi keselamatan penerbangan.
Penutupan Akses Wisata demi Keselamatan
Sebagai langkah antisipasi guna menghindari jatuhnya korban, pihak Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup total akses wisata ke Gunung Bromo melalui jalur Jemplang, Malang. Penutupan ini diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, sembari tim gabungan terus memantau pergerakan api di lapangan agar tidak meluas ke area yang lebih rendah.
Sebelumnya, pada Agustus lalu, kebakaran di kawasan TNBTS sempat berlangsung selama 13 hari dan menghanguskan sekitar 1.120 hektare lahan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kejadian berulang ini menjadi alarm keras bagi kelestarian ekosistem salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia tersebut.








