Warga Bandung dan sekitarnya digegerkan oleh suara dentuman misterius yang terdengar berulang kali sejak Jumat (4/9) malam hingga Sabtu (5/9) dini hari. Suara yang terdengar samar namun konstan tersebut sempat memicu kepanikan, bahkan sebagian warga mengira ada penyusup atau maling yang sedang berjalan di atas atap rumah mereka.
Salah seorang warga Arcamanik, Bandung Timur, bernama Riva Dessthania (32), mengaku mendengar suara aneh tersebut secara intens mulai pukul 24.00 hingga 02.00 WIB. Awalnya, Riva merasa sangat khawatir karena mengira suara tersebut berasal dari langkah kaki seseorang di area taman samping jendela dan atap rumahnya. Namun, rasa penasarannya terjawab setelah ia memeriksa media sosial dan menemukan bahwa ribuan warga Bandung lainnya juga merasakan keresahan yang sama.
Tidak hanya Riva, sejumlah warganet di platform media sosial juga membagikan pengalaman serupa. Ada yang melaporkan kaca jendela mereka bergetar, hingga ada pula yang mengira suara bising tersebut berasal dari latihan militer atau aktivitas tetangga sekitar. Spekulasi liar pun dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat yang merasa cemas.
Merespons kegaduhan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera melakukan penelusuran. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menegaskan bahwa suara dentuman misterius tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas kegempaan tektonik.
Berdasarkan hasil monitoring dan pengecekan data seismik dari stasiun BMKG di wilayah Bandung, tidak ada rekaman aktivitas gempa bumi pada periode waktu tersebut. Selain itu, BMKG juga memeriksa data petir melalui sistem Lightning Detector.
“Memang tercatat ada aktivitas petir pada malam itu, namun intensitasnya sangat rendah dan tidak signifikan untuk bisa menghasilkan suara dentuman berulang seperti yang dilaporkan oleh masyarakat,” ujar Wijayanto.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari suara dentuman misterius di Bandung masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan sepenuhnya. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.








