Update Gempa NTT: Korban Meningkat Jadi 54 Jiwa, Pemerintah Pacu Pemulihan Kilat

Manggarai, Nusa Tenggara Timur — Dampak gempa bumi yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) kian memperihatinkan. Berdasarkan pemutakhiran data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi meninggal dunia kini telah mencapai 54 orang. Di tengah duka yang mendalam, pemerintah pusat bersama instansi terkait terus bergerak cepat mengakselerasi proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan langkah taktis guna mempercepat pemulihan di lokasi terdampak. Pihaknya menginstruksikan pemerintah daerah untuk menerapkan pola pendataan paralel secara berjenjang melalui skema by name by address. Pendataan pemukiman warga yang mengalami kerusakan—baik rusak berat, sedang, maupun ringan—menjadi fokus prioritas utama sebelum beralih ke perbaikan fasilitas umum.

Read More

“Pendataan tidak perlu menunggu selesai 100 persen. Begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar intervensi dapat segera dieksekusi,” tegas Suharyanto. Strategi ini diambil agar warga terdampak tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan perbaikan hunian.

Untuk menunjang kebutuhan mendesak para pengungsi, penyaluran logistik berskala besar disalurkan dari Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sebanyak 50.000 paket sembako bantuan Presiden RI langsung diteruskan ke dua titik pusat distribusi utama di NTT, yaitu Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.

Posko Labuan Bajo bertugas memasok kebutuhan warga di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere mengover distribusi untuk Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo. Jalur udara, darat, dan laut dikerahkan secara maksimal demi menembus area terisolasi. Sebanyak 11 armada pesawat disiagakan di Labuan Bajo dan Maumere, didukung helikopter evakuasi medis darurat serta armada kapal Pelni dan feri menuju kepulauan seperti Pulau Palue.

Bentuk kepedulian juga ditunjukkan langsung oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang menggelar upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Manggarai. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pemerintah pusat hadir sejak hari pertama dan terus mengawal percepatan pemulihan hingga kondisi kembali normal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *