Profil Kolonel Priyo Handoyo: Perwira Berprestasi Komandan Upacara HUT RI di Istana

Sosok Kolonel Inf Priyo Handoyo kini tengah menjadi sorotan hangat publik setelah dipercaya mengemban tanggung jawab besar sebagai Komandan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat tinggi, sekaligus bentuk pengakuan nyata atas dedikasi, loyalitas, serta rekam jejak gemilang sang perwira menengah di dunia militer tanah air.

Lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 8 Februari 1982, Kolonel Priyo Handoyo merupakan perwira TNI Angkatan Darat (AD) berbakat dari kecabangan Infanteri. Ia merupakan alumni lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2003. Sebelum mendapatkan amanat besar untuk memimpin barisan upacara di Istana Negara, perwira yang dikenal tegas ini menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0733/Kota Semarang.

Read More

Perjalanan karier militer Kolonel Priyo dihiasi dengan berbagai penugasan penting di wilayah-wilayah strategis kepulauan Indonesia. Sebelum memimpin komando teritorial di Semarang, ia pernah dipercaya memegang tongkat kepemimpinan sebagai Komandan Yonif Raider 613/Raja Alam. Setelah sukses menuntaskan misinya di sana, ia kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Dandim 0908/Bontang, memperkuat kapabilitas kepemimpinannya di tingkat wilayah.

Salah satu prestasi paling monumental dan membanggakan dalam karier militer Kolonel Priyo terjadi saat ia memimpin operasi keamanan di medan berat Papua. Di bawah kepemimpinan taktisnya, satuan Yonif 613/Raja Alam sukses melumpuhkan salah satu pimpinan kelompok bersenjata Yambi yang sangat dicari, yakni Kopengga Enumbi. Atas keberhasilan dan keberanian luar biasa dalam operasi taktis tersebut, ia dianugerahi penghargaan khusus yang prestisius dari Pangkoopsgab Pinang Sirih.

Penunjukan Kolonel Priyo sebagai Komandan Upacara HUT RI di tingkat nasional tentu menjadi puncak kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang. Tugas kenegaraan yang sangat sakral ini memerlukan kesiapan fisik, mental, serta konsentrasi yang luar biasa tinggi. Dukungan moral dan doa terbaik terus mengalir dari rekan sejawat agar seluruh rangkaian upacara kemerdekaan dapat berlangsung dengan khidmat, lancar, dan sukses.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *