Suasana khidmat dan penuh nasionalisme menyelimuti kawasan silang Monumen Nasional (Monas) hingga Istana Merdeka Jakarta pada Senin (17/8) pagi. Prosesi kirab bendera pusaka dan naskah proklamasi berlangsung megah dengan kehadiran Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Kereta mahakarya tersebut membawa lambang identitas bangsa menuju halaman Istana Merdeka untuk memulai rangkaian Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dua sosok Purna Paskibraka Duta Pancasila mendapatkan kehormatan besar dalam prosesi ini. Bianca Sultana Najwa, siswi berprestasi dari SMAN 82 Jakarta, bertugas membawa bendera pusaka dengan penuh wibawa. Sementara itu, naskah proklamasi yang sarat nilai sejarah dipercayakan kepada Aliah Sakira, siswi asal SMAN 14 Makassar. Keduanya tampak anggun di atas kereta kencana, melambangkan representasi generasi muda penerus bangsa.
Kereta kencana Garuda Prabayaksa sendiri memiliki nilai filosofis yang mendalam. Dibuat secara khusus di Sleman, Yogyakarta, untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI, nama “Garuda Prabayaksa” diambil dari kata Praba dan Yaksa yang berarti cahaya besar yang terang benderang. Kehadiran kereta ini menjadi simbol harapan agar Indonesia terus memancarkan kejayaan di panggung dunia.
Perjalanan kirab ini kian semarak dengan iringan pengawalan yang super ketat dan estetis. Sebanyak 45 motor kawal Polisi Militer memimpin barisan, disusul oleh dentuman drumben megah dari drum corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian. Kemegahan kirab ini semakin lengkap berkat partisipasi 114 personel Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe serta 78 prajurit Kerajaan Nusantara yang mengenakan busana adat khas daerah.
Sebelum diarak menuju Istana Merdeka, serah terima bendera pusaka dan teks proklamasi dilakukan secara resmi di Ruang Kemerdekaan Monas. Kirab budaya ini merupakan bagian utama dari upacara HUT ke-81 RI yang mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Antusiasme masyarakat pun sangat luar biasa; ratusan warga dilaporkan sudah memadati area sekitar Istana sejak subuh demi menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung.








