Kawasan Sudirman yang dikenal sebagai pusat bisnis megah di Jakarta kembali menjadi sorotan akibat maraknya praktik parkir liar. Salah satu titik yang paling mencolok berada di Jalan Masjid Hidayatullah, tepat di belakang Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan. Ruas jalan umum tersebut diduga kuat dialihfungsikan secara ilegal untuk menampung hingga 150 unit sepeda motor setiap harinya.
Menurut pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, fenomena ini bukanlah rahasia baru. Ia mengungkapkan bahwa praktik penutupan jalan menggunakan portal untuk dijadikan lahan parkir liar sudah berlangsung sejak tahun 2021. Mirisnya, ruang publik ini diduga kerap menjadi ladang bisnis ilegal yang melibatkan oknum preman, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga oknum petugas setempat.
Padahal, jika dikelola secara resmi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi perparkiran di kawasan ini sangatlah melimpah. Azas merinci, dengan asumsi ada 150 Satuan Ruang Parkir (SRP) yang aktif selama 10 jam per hari dengan tarif Rp2.000 per jam, perputaran uang di satu titik ini bisa mencapai Rp3 juta per hari. Dalam setahun, kas daerah DKI Jakarta kehilangan potensi pendapatan hingga Rp900 juta hanya dari satu lokasi saja.
Keberadaan parkir liar di badan jalan tidak hanya merugikan finansial daerah, tetapi juga merusak estetika tata kota dan memicu kemacetan lalu lintas, terutama karena lokasinya yang berdekatan dengan persimpangan Jalan Casablanca. Azas pun mendesak Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk segera mengambil tindakan tegas berupa penertiban serta memperjelas tata kelolanya agar penggunaan jalan kembali pada fungsi aslinya.
Sebagai informasi, masalah ini tidak hanya terjadi di Jalan Masjid Hidayatullah. Sejumlah titik krusial lain di pusat ibu kota, termasuk kawasan di sekitar jalur bawah (underpass) Sudirman, juga tak luput dari kepungan juru parkir liar. Masyarakat berharap Pemprov DKI segera menerapkan digitalisasi sistem parkir untuk memutus rantai pungutan liar yang meresahkan ini.








