Sempat Ricuh Saat Peringatan Hari Damai Aceh ke-21, Polisi Pastikan Kondisi Kini Kondusif

Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 yang berpusat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, sempat diwarnai ketegangan. Kendati demikian, aparat keamanan bergerak cepat dan memastikan bahwa situasi di Serambi Mekkah kini telah sepenuhnya kondusif, aman, dan terkendali.

Kericuhan sempat pecah di halaman salah satu masjid bersejarah di Indonesia tersebut ketika sekelompok massa mencoba mengibarkan bendera Bulan Bintang di tiang utama masjid. Meskipun petugas keamanan telah memberikan imbauan persuasif agar tidak melakukan tindakan tersebut, massa tetap bersikeras. Akibatnya, aksi saling lempar antara massa dan petugas tidak dapat dihindarkan hingga meluas ke area jalan di depan masjid. Guna membubarkan massa yang mulai tidak terkendali, aparat terpaksa menembakkan gas air mata.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa berkat kesigapan personel gabungan TNI-Polri serta kerja sama dengan tokoh masyarakat, situasi panas tersebut berhasil diredam dengan cepat. Acara zikir dan doa bersama yang menjadi agenda utama peringatan hari bersejarah ini pun dapat diselesaikan dengan khidmat.

“Pelaksanaan zikir pada peringatan HDA ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman telah selesai. Walaupun sempat terjadi kericuhan, situasi dapat segera dikendalikan oleh aparat keamanan dan kini tetap kondusif,” ujar Joko dalam keterangan resminya.

Sebagai langkah antisipasi, aparat gabungan masih disiagakan di sekitar lokasi guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin beraktivitas. Selain pengamanan statis, patroli rutin di sejumlah wilayah strategis di Aceh juga akan ditingkatkan demi menjaga stabilitas keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat perdamaian Aceh yang berharga ini. Menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menghindari tindakan provokatif menjadi kunci utama agar Aceh tetap damai dan sejahtera di masa depan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *