LRT Jakarta Siap Tersambung ke Dukuh Atas pada 2028, Anggaran Dipastikan Aman

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan langkah besar dalam memperluas jaringan transportasi massal di ibu kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa proyek pengerjaan jalur lintas rel terpadu (LRT) Jakarta akan terus dikebut hingga menjangkau kawasan super hub Dukuh Atas. Keputusan ini diambil guna menciptakan integrasi transportasi publik yang lebih solid dan menyeluruh di Jakarta.

Rencana penyambungan jalur dari Manggarai menuju Dukuh Atas ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun depan. Pramono menegaskan bahwa aspek pendanaan untuk proyek strategis ini telah dipastikan aman setelah berdiskusi intensif dengan Asisten Keuangan DKI Jakarta serta jajaran PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Proyek ambisius ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Agustus 2028 mendatang.

Read More

Saat ini, fokus utama Pemprov DKI adalah menyelesaikan fase Velodrome-Manggarai yang pembangunannya telah mencapai angka krusial, yakni 97,9 persen. Jalur sepanjang 6,4 kilometer ini diproyeksikan mulai beroperasi secara komersial pada akhir Agustus tahun ini. Jalur ini merupakan bagian krusial dari rute utuh Kelapa Gading-Manggarai yang membentang sepanjang 12,2 kilometer.

Proyek transportasi massal bernilai investasi Rp12,1 triliun ini nantinya akan melayani total 11 titik pemberhentian strategis. Jika seluruh koridor Kelapa Gading hingga Manggarai telah beroperasi penuh, LRT Jakarta diprediksi mampu mengangkut sekitar 60.000 penumpang per hari pada fase awal, dan berpotensi melonjak hingga 80.000 penumpang per hari pada kondisi operasional normal. Kereta ini akan melayani warga mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB dengan kapasitas angkut mencapai 275 penumpang per rangkaian kereta.

Tidak berhenti di situ, Pemprov DKI Jakarta juga sudah merancang peta jalan ekspansi LRT ke wilayah potensial lainnya. Beberapa rute masa depan yang masuk dalam radar pengembangan antara lain koridor Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS), serta konektivitas dari Velodrome menuju stasiun kereta cepat Whoosh di Halim Perdanakusuma. Langkah taktis ini diharapkan mampu mengubah wajah mobilitas warga Jakarta menjadi lebih ramah lingkungan dan efisien.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *