Dorong Pemerataan Infrastruktur Desa, Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih TNI-Polri

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan ribuan fasilitas infrastruktur dasar berupa 3.395 jembatan kolaborasi TNI/Polri serta 3.000 titik sumber air bersih garapan TNI Angkatan Darat yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat konektivitas antarwilayah perdesaan sekaligus menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Peresmian dipusatkan secara simbolis di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, serta diikuti secara virtual dari berbagai daerah. Salah satu fasilitas vital yang diresmikan adalah Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari. Kehadiran infrastruktur penyeberangan ini memberikan dampak positif langsung bagi sekitar 8.000 warga setempat yang selama ini terkendala akses transportasi.

Read More

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peranan institusi pertahanan dan keamanan dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Beliau mengingatkan bahwa TNI dan Polri lahir dari rakyat, sehingga seluruh pengabdian harus ditujukan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat luas.

“TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat. Oleh karena itu, pengabdian utama adalah untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo. Selain mengapresiasi kinerja jajaran aparat, Kepala Negara juga mengimbau warga setempat untuk bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas publik tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memaparkan rincian capaian program Jembatan Merah Putih Presisi. Polri mencatatkan pembangunan dan revitalisasi secara swadaya sebanyak 895 jembatan di area 30 Polda dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer. Proyek terpadu ini berhasil menghubungkan 1.314 desa dan memberi manfaat langsung bagi lebih dari dua juta jiwa.

Penyediaan jembatan dan jaringan air bersih ini diharapkan mampu memangkas isolasi wilayah perdesaan, mempermudah akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan, mempercepat mobilitas layanan kesehatan, serta menggerakkan roda perekonomian berbasis desa secara berkelanjutan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *