Evakuasi Dramatis KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Satu Korban Jiwa Teridentifikasi

Peristiwa menegangkan melanda pelayaran antar-pulau setelah Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin dilaporkan terbakar hebat di perairan Pantai Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasca-kejadian tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat melakukan operasi pencarian dan pertolongan, baik melalui jalur udara maupun laut untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal.

Berdasarkan hasil pemantauan udara menggunakan helikopter milik SGI Air Bali selama hampir dua jam, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengonfirmasi bahwa sudah tidak ada lagi korban yang terjebak di atas kapal yang terbakar tersebut. Tim pemantau sempat mendeteksi lima unit liferaft atau perahu karet penyelamat yang mengapung di sekitar lokasi kejadian, namun semuanya dalam kondisi kosong tanpa penumpang.

Read More

Hingga saat ini, data dari Posko SAR Mataram mencatat total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 173 orang. Proses evakuasi yang berlangsung dramatis ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari kapal negara hingga kapal pesiar (yacht) swasta yang kebetulan melintas di area tersebut. Para korban dilarikan ke dua titik utama, yakni Pelabuhan Padang Bai di Bali dan Pelabuhan Lembar di Lombok.

I Gusti Lanang Wiswananda selaku Humas Kantor SAR Mataram merinci armada yang dikerahkan untuk evakuasi. KN SAR 220 Mataram berhasil menyelamatkan 59 orang, termasuk satu warga negara asing (WNA) asal Australia. Selain itu, armada Portlink II mengevakuasi 35 orang, KAL Lembar membawa 18 orang, sementara Yacht ‘No Comment’ menyelamatkan 58 penumpang lainnya. Sayangnya, dari tiga orang yang dievakuasi menggunakan Yacht ‘Steel Here’, satu korban dilaporkan meninggal dunia.

Insiden kebakaran KMP Putri Yasmin ini pertama kali dilaporkan sekitar pukul 04.39 WITA saat kapal tengah menyeberangi Selat Lombok dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar. Dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, sementara fokus utama otoritas saat ini adalah memastikan penanganan medis bagi seluruh korban selamat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *