Sapu Bersih Narkoba, TNI AL Musnahkan 1,3 Ton Ketamine Senilai Rp4,5 Triliun

Batam – Komitmen kuat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah perairan Indonesia kembali ditunjukkan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Institusi penjaga laut nusantara tersebut resmi memusnahkan barang bukti ketamine seberat 1,3 ton. Narkotika bernilai fantastis yang ditaksir mencapai Rp2,6 hingga Rp4,5 triliun ini merupakan hasil tangkapan operasi bersama di Kepulauan Riau.

Proses pemusnahan barang haram tersebut dilangsungkan di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Mako Kodaeral) IV, Batam. Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago beserta jajaran pejabat tinggi negara lainnya.

Read More

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan kronologi keberhasilan operasi ini. Penggagalan penyelundupan bermula saat kapal perang KRI Kerambit-627 mendeteksi pergerakan mencurigakan dari kapal asing MV. King Sun yang memasuki wilayah yurisdiksi Indonesia di Perairan Utara Tanjung Berakit, Pulau Bintan.

Melihat adanya potensi pelanggaran hukum, tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) KRI Kerambit-627 langsung melakukan pembayangan (shadowing) hingga akhirnya berhasil merapat untuk memeriksa kapal tersebut. Guna investigasi yang lebih komprehensif, MV. King Sun kemudian dikawal menuju dermaga Kodaeral IV Batam.

Sinergi kuat antara TNI AL, Bea Cukai, BNN, BIN, dan Polri membuahkan hasil nyata. Petugas gabungan berhasil mengendus keberadaan 65 karung misterius yang disembunyikan secara rapi di bawah lantai dek kapal. Setelah melalui pengujian laboratorium dan peralatan canggih milik Bea Cukai, puluhan karung tersebut dipastikan berisi ketamine murni seberat 1,3 ton.

“Melalui pemeriksaan intensif, barang bukti ini diperkirakan bernilai triliunan rupiah. Atas penangkapan ini, kita berhasil menyelamatkan sekitar 13 juta jiwa dari bahaya fatal penyalahgunaan obat terlarang,” tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.

Hingga kini, seluruh awak kapal MV. King Sun masih ditahan untuk menjalani interogasi mendalam guna memutus rantai jaringan internasional di balik penyelundupan raksasa ini. Keberhasilan operasional ini juga menjadi bukti nyata dukungan TNI AL terhadap program Asta Cita ke-7 Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba di tanah air.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *