Isu Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI Mencuat, Gerindra dan PSI Angkat Bicara

Jakarta – Jagat politik nasional belakangan ini dihebohkan oleh rumor yang menyebutkan bahwa kader senior Partai Gerindra, Dedi Mulyadi, berencana untuk berpindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Spekulasi ini mendadak menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Namun, baik pihak Partai Gerindra maupun PSI secara tegas membantah desas-desus tersebut dan menyatakannya sebagai isu liar tanpa dasar.

Wakil Ketua Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, mengaku heran dengan munculnya kabar burung terkait sosok yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu. Buky menegaskan bahwa Dedi Mulyadi masih memegang posisi strategis sebagai jajaran Dewan Pembina di Gerindra Pusat serta konsisten mendukung kepemimpinan Prabowo Subianto. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda atau indikasi bahwa politisi asal Jawa Barat tersebut berniat meninggalkan partai.

Read More

Menanggapi aksi sosial Dedi Mulyadi yang belakangan rajin mengunjungi berbagai kawasan hingga melawat ke luar daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Buky meluruskan bahwa kegiatan itu murni dilandasi kepedulian sosial. Karakter kepemimpinan Dedi memang dikenal sangat empatik dan aktif berada di tengah masyarakat. Langkah kemanusiaan tersebut dinilai hal wajar dan tidak memiliki muatan politik untuk mencari simpati demi pindah partai.

Senada dengan Gerindra, DPP PSI juga melontarkan bantahan serupa. Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, menyatakan sama sekali tidak ada komunikasi antara pihaknya dan Dedi Mulyadi terkait kepindahan partai. Bestari menilai kabar ini sengaja diembuskan pihak tertentu tanpa sumber yang jelas. Saat ini, PSI mengaku sedang fokus pada tahapan verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu, PSI menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dengan klarifikasi resmi dari kedua belah pihak, rumor kepindahan Dedi Mulyadi ke PSI dipastikan tidak benar dan isu politik tersebut resmi dipatahkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *