Pembangunan daerah di Indonesia kini tidak lagi sekadar berpatokan pada besarnya anggaran atau banyaknya proyek fisik yang dibangun. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan bahwa inovasi berbasis kebutuhan nyata masyarakat merupakan fondasi utama untuk mengakselerasi kemajuan daerah sekaligus memberikan dampak positif secara nasional.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem terpadu di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Melalui lembaga ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memangkas rantai birokrasi, mengentaskan kemiskinan, hingga meningkatkan daya saing masyarakat hingga ke tingkat pelosok desa.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah transformasi digitalisasi pelayanan publik. Melalui integrasi perizinan dalam platform Kalsel Smart Province, proses administrasi menjadi jauh lebih cepat dan transparan. Kebijakan ini berdampak langsung pada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini dapat mengurus legalitas usaha dengan mudah, sehingga memicu pertumbuhan investasi daerah.
Di sektor ketahanan pangan, Pemprov Kalsel melahirkan terobosan inovatif bernama Si-Apung Kasela. Teknologi budi daya padi apung ini dirancang agar para petani tetap bisa produktif bercocok tanam meskipun lahan pertanian mereka terendam banjir. Solusi cerdas ini dinilai sangat potensial untuk diadopsi oleh wilayah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik lahan rawan genangan air.
Selain fokus pada sektor fisik dan digital, Kalimantan Selatan juga bersiap menghadapi bonus demografi dengan membekali generasi muda melalui literasi digital, penguasaan kecerdasan buatan (AI), serta kewirausahaan. Gubernur Muhidin memastikan setiap terobosan yang terbukti efektif akan dievaluasi melalui Indeks Inovasi Daerah (IID) untuk kemudian dilembagakan menjadi kebijakan publik yang berkelanjutan.
Meski mengakui tantangan pemerataan infrastruktur dan kesenjangan kota-desa masih ada, Muhidin optimistis bahwa budaya inovasi yang konsisten akan menjadikan Kalimantan Selatan sebagai salah satu penopang utama menuju Indonesia yang lebih maju dan mandiri.








