Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi nekat seorang oknum yang mencoba menjual Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta seharga Rp500 ribu. Padahal, kartu sakti yang membebaskan biaya perjalanan bagi sejumlah kalangan ini sepenuhnya disediakan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Praktik ilegal ini terungkap setelah sebuah akun di platform Threads menawarkan kartu tersebut dengan jaminan aktif hingga akhir tahun 2026. Menanggapi fenomena ini, manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) langsung mengambil tindakan tegas guna melindungi fasilitas publik dari eksploitasi komersial.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengecam keras tindakan manipulatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak manajemen tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum serta melakukan pemblokiran permanen terhadap kartu yang disalahgunakan.
“Kartu Layanan Gratis merupakan hak murni masyarakat penerima manfaat yang dijamin oleh Pemprov DKI Jakarta tanpa pungutan biaya sepeser pun. Kami tidak menoleransi praktik jual beli ini,” tegas Ayu. Ia juga menambahkan bahwa pelaku yang terbukti bersalah akan langsung dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) secara permanen.
Untuk diketahui, KLG dirancang khusus untuk mempermudah mobilitas masyarakat yang membutuhkan. Fasilitas gratis naik Transjakarta, MRT, dan LRT ini ditujukan bagi 15 kategori penerima, termasuk siswa pemegang KJP Plus, lansia, penyandang disabilitas, anggota TNI/Polri, hingga petugas rumah ibadah dan penentu kebijakan lokal seperti pengurus RT/RW atau posyandu.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak tergiur oleh tawaran calo atau pihak ketiga yang menjanjikan pengurusan KLG instan dengan tarif tertentu. Pendaftaran resmi kartu ini dapat dilakukan secara mandiri dan aman melalui aplikasi resmi Transjakarta, MRT Jakarta, maupun LRT Jakarta tanpa dipungut biaya apapun. Jika Anda menemukan indikasi pungutan liar atau transaksi ilegal serupa, segera laporkan ke petugas di halte terdekat atau melalui kanal aduan resmi Transjakarta.








