Banjarmasin — Tim Gabungan Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus memacu waktu dalam misi penyelamatan korban insiden terbaliknya kapal KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa. Memasuki hari lanjutan operasi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengambil langkah tegas dengan memperluas jangkauan wilayah penyisiran hingga hampir dua kali lipat dari cakupan awal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa area pencarian di wilayah laut kini membentang seluas 4.600 nautical mile. Untuk memaksimalkan efisiensi operasional, seluruh wilayah pemantauan tersebut telah dibagi secara terstruktur ke dalam enam sektor penyisiran.
Guna menembus tantangan di lapangan, armada canggih milik TNI Angkatan Laut ikut diterjunkan secara masif. Salah satu alutsista andalan yang dikerahkan adalah KRI Canopus, kapal khusus yang dibekali peranti pemindaian bawah laut mutakhir.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi bawah air dari KRI Canopus menjadi kunci utama, terutama ketika kendala cuaca buruk membatasi ruang gerak penyelam konvensional. Armada ini dibekali fasilitas modern seperti underwater drone, teknologi Multibeam Echo Sounder, hingga Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mendeteksi keberadaan objek di kedalaman laut secara presisi.
Tak hanya KRI Canopus, kekuatan tim penyisir juga disokong oleh deretan kapal perang lainnya seperti KRI Nala, KRI Gusti Ngurah Rai, serta KRI Pulau Fani. Dukungan armada lain turut mengalir dari unsur penyelamat seperti KN SAR Laksmana, KN Kunyit, Kapal Kumai, KN SAR Wisanggeni, hingga unit patroli kepolisian.
Musibah ini bermula saat KM Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 jiwa—terdiri atas penumpang dan kru—dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) pukul 02.00 WITA dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan, sedangkan 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.








