Tragedi Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 113 Korban Dievakuasi, 140 Masih Hilang

Upaya pencarian dan penyelamatan terus digencarkan pasca-insiden hilangnya kontak Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari. Hingga Minggu sore pukul 17.00 WITA, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 113 penumpang dari total 243 orang yang berada di dalam kapal tersebut. Sayangnya, enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas), Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa proses evakuasi ini melibatkan setidaknya empat kapal penyelamat yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sinergi berbagai pihak ini mempercepat proses penyelamatan di tengah kondisi pasca-cuaca buruk yang sempat melanda kawasan tersebut.

Read More

Rincian korban yang berhasil diselamatkan terbagi dalam beberapa armada penolong. Kapal TB Mauhau IX mengevakuasi 16 korban, dengan rincian 14 orang selamat, satu mengalami luka berat, dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, armada MV Haida mengangkut 69 penumpang dalam kondisi selamat, disusul KM Cahaya Bahari yang berhasil menyelamatkan 22 orang.

Namun, kabar duka juga datang dari kapal TB TCP yang mengevakuasi enam korban, di mana lima di antaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan hanya satu orang yang selamat. Syafii menambahkan, kapal-kapal pembawa korban selamat kini sedang bergerak menuju pelabuhan di Banjarmasin untuk penanganan medis lebih lanjut, dengan MV Haida diperkirakan menjadi kapal pertama yang segera bersandar.

Dengan 113 orang yang sudah terevakuasi, tim penolong kini berpacu dengan waktu untuk mencari 140 penumpang lain yang masih dinyatakan hilang. Berdasarkan kronologi kejadian, Kapal Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB. Kapal tersebut kemudian kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah diterjang cuaca buruk di perairan yang berjarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Kantor SAR Banjarmasin yang menerima laporan darurat pada pukul 04.10 WITA langsung bergerak cepat mengerahkan tim penyelamat serta berkoordinasi erat dengan berbagai instansi terkait demi memaksimalkan operasi kemanusiaan ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *