OGAN ILIR – Upaya pantang menyerah yang ditunjukkan oleh tim pemadam gabungan berhasil membuahkan hasil positif. Kebakaran lahan yang sempat membakar kawasan Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, kini dipastikan telah berhasil dipadamkan secara total setelah operasi penanganan intensif sejak Jumat (11/9) hingga Sabtu (12/9).
Keberhasilan mengendalikan amukan si jago merah ini merupakan buah dari kolaborasi taktis berbagai elemen penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Operasi tersebut melibatkan jajaran personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin, Daops Sumatera XIII-Sarolangun, serta Daops Sumatera XII-Muara Tebo. Penanganan di lapangan juga semakin kuat berkat sinergi erat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas Sumatera Selatan, dan unsur TNI.
Untuk mengatasi kobaran api yang membakar vegetasi kering dan berpotensi meluas, strategi penanggulangan dilakukan secara komprehensif dari jalur darat maupun udara. Dari udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan armada Helikopter Black Hawk VH-UHG guna melakukan operasi pemboman air (water bombing) secara bertubi-tubi pada titik-titik api utama.
Dukungan penanganan dari udara ini sangat krusial untuk menjangkau pusat api yang sulit diakses jalur darat. Sementara itu, tim darat berjuang keras melokalisasi area pergerakan api, menyemprotkan air ke vegetasi terbakar, dan melakukan pembasahan intensif guna memastikan bara api di bawah permukaan tanah tidak memicu kembali kebakaran.
Berkat kerja keras tanpa kenal lelah dari seluruh petugas di lapangan, ancaman kebencanaan tersebut berhasil diatasi dengan baik. Pihak berwenang mengimbau masyarakat luas untuk tetap waspada serta menghindari segala bentuk aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.








