Persija Jakarta sukses mengamankan kemenangan krusial dalam laga sarat gengsi melawan Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Namun, di balik euforia kemenangan tipis 2-1 tersebut, absennya penyerang sayap andalan, Witan Sulaeman, sempat menjadi tanda tanya besar bagi para pendukung Macan Kemayoran.
Pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong, akhirnya buka suara mengenai kondisi Witan. Pemain pilar timnas Indonesia tersebut diketahui mengalami cedera hamstring saat melakoni sesi latihan tiga hari sebelum pertandingan berlangsung. Demi mencegah risiko cedera yang lebih parah, tim kepelatihan memilih untuk mengistirahatkan Witan agar proses pemulihannya berjalan lebih cepat.
Sebelumnya, Witan tampil impresif sebagai starter selama 77 menit saat Persija menundukkan Borneo FC dengan skor 1-0 pada laga pembuka musim. Kehilangan Witan di laga bertajuk derby panas ini tentu memaksa Shin Tae-yong memutar otak guna meracik strategi alternatif di lini serang.
Selain membeberkan kondisi Witan, juru taktik asal Korea Selatan tersebut juga menjelaskan keputusan taktisnya yang sempat menuai sorotan di babak kedua. Salah satunya adalah ditariknya Rizky Ridho pada menit ke-79 untuk digantikan oleh Jordi Amat. Pergantian ini sempat membuat lini belakang Persija kehilangan momentum, yang langsung dimanfaatkan oleh striker Persib, Balsa Sekulic, untuk mencetak gol penyeimbang pada menit ke-81.
Shin Tae-yong mengakui bahwa menjaga dominasi permainan selama penuh 90 menit melawan tim sekelas Persib Bandung bukanlah perkara mudah. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan kubu lawan, namun skuat Macan Kemayoran berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Keputusan menarik lainnya adalah penempatan Kyohei Yoshino sebagai bek sayap kanan. Pemain asal Jepang yang berposisi asli sebagai gelandang tengah itu dinilai memiliki kedisiplinan bertahan yang sangat baik. Shin Tae-yong memuji fleksibilitas Yoshino yang kaya pengalaman di J-League, sehingga mampu mengawal sektor pertahanan luar dengan sangat stabil.








