Ketahanan Pangan Flores Terjaga: Bulog NTT Salurkan 1,5 Juta Kg Beras untuk Korban Gempa

Kupang – Upaya pemulihan pasca-gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mendapat pengawalan ketat. Memasuki hari ke-27 setelah bencana, Perum Bulog Kantor Wilayah NTT berkomitmen penuh menjaga ketahanan pangan masyarakat terdampak dengan menyalurkan bantuan logistik secara berkelanjutan.

Langkah nyata ini merupakan kolaborasi aktif antara manajemen dan Serikat Karyawan (SEKAR) Bulog NTT melalui program kemanusiaan “Bulog Peduli”. Bantuan yang didistribusikan tidak hanya berfokus pada kebutuhan pokok harian seperti beras, telur, mi instan, gula pasir, dan air mineral, tetapi juga menyasar kebutuhan nonpangan penting seperti selimut untuk warga di posko pengungsian.

Read More

Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menegaskan bahwa memastikan ketersediaan pangan di tengah situasi darurat adalah prioritas utama. Menurutnya, kehadiran Bulog di tengah masyarakat merupakan bentuk solidaritas nyata untuk meringankan beban psikologis dan fisik para korban gempa.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap langsung ke titik-titik krusial yang membutuhkan. Di Kabupaten Nagekeo, tim menyisir wilayah Kolikapa di Kelurahan Mbay 1, Desa Nagadero, hingga Alobuu di Desa Nggolombay. Sementara di Kabupaten Manggarai, distribusi difokuskan pada Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Reok. Sebelumnya, aksi serupa juga telah menyasar wilayah Sikka dan Ngada.

Hingga pertengahan September, Bulog NTT mencatatkan angka penyaluran bantuan sosial yang luar biasa. Total komoditas yang disalurkan mencakup 1.571.645 kilogram beras dan 7.000 liter minyak goreng. Seluruh pasokan pangan ini dialokasikan untuk tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores, yaitu Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.

Tidak hanya itu, Bulog NTT turut memfasilitasi pemerintah daerah dengan mendistribusikan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebesar 102.000 kilogram. Kelancaran rantai distribusi ini terwujud berkat sinergi kokoh bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta jajaran TNI.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang solid ini, Bulog berharap ketahanan pangan di wilayah Flores tetap terjaga sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan sehari-hari pasca-bencana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *