Tragedi 3 ASN Tewas di Papua: Komisi I DPR Tuntut Roadmap Konkret Penumpasan KKB

JAKARTA — Gelombang kekerasan yang digencarkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua kembali memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Insiden tragis terbaru yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya memicu reaksi keras dari parlemen. Komisi I DPR RI meminta pemerintah tak lagi menggunakan penanganan yang bersifat sementara, melainkan segera merancang peta jalan (roadmap) penumpasan KKB secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menegaskan bahwa pola penanganan yang hanya responsif saat terjadi penyerangan sudah tidak lagi efektif. Menurutnya, aksi penembakan yang menargetkan para pekerja publik di Papua Pegunungan tersebut merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan yang harus dihentikan secara permanen melalui strategi negara yang matang dan terukur.

Read More

“Aparat keamanan harus menyusun strategi yang komprehensif untuk memberantas KKB. Harus ada roadmap pemberantasan KKB di Papua agar langkah negara tidak sekadar reaktif ketika jatuhnya korban jiwa,” ujar Oleh Soleh saat memberikan pernyataan resminya.

Politisi PKB ini menambahkan bahwa keberadaan strategi jangka panjang sangat krusial agar penindakan hukum terhadap kelompok separatis bisa berjalan seiring dengan jaminan keselamatan masyarakat sipil. Pendekatan parsial dinilai hanya akan melestarikan lingkaran kekerasan tanpa menyelesaikan akar permasalahan keamanan di Tanah Papua.

Insiden berdarah itu sendiri terjadi di Kampung Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Rombongan yang terdiri dari 11 pegawai Dinas Pertanian sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau program strategis cetak sawah. Namun, di tengah perjalanan, mereka dihadang dan diberondong tembakan oleh KKB.

Berdasarkan konfirmasi dari Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, penyerangan tersebut mengakibatkan tiga ASN gugur di lokasi kejadian. Para korban yang meninggal dunia adalah WB (24), AAM (35), serta AR (49) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya.

Menanggapi peristiwa memilukan ini, Komisi I DPR mendesak jajaran TNI dan Polri untuk bergerak cepat mengusut tuntas aksi teror tersebut. Aparat diminta menindak tegas para pelaku penembakan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip penegakan hukum dan perlindungan terhadap warga sipil agar stabilitas keamanan di Papua dapat segera dipulihkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *