Strategi Tito Karnavian Perkuat Ekonomi Kawasan Lewat Kerjasama IMT-GT

Medan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerukan pentingnya transformasi kerja sama segitiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT). Ia menegaskan bahwa forum regional ini harus mampu melahirkan program konkret dan proyek terukur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di ketiga negara.

Pernyataan strategis tersebut disampaikan dalam acara Gala Dinner Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, Sumatra Utara. Dalam kesempatan itu, Tito menggarisbawahi bahwa tantangan terbesar dari kemitraan sub-kawasan ini bukanlah menyusun gagasan, melainkan mengeksekusi visi menjadi aksi nyata di lapangan.

Read More

Sinergi Antardaerah dan Potensi Sumatra

Guna mewujudkan rencana besar tersebut, Mendagri mendorong pemerintah daerah di kawasan Sumatra untuk lebih aktif membangun sinergi lintas negara. Salah satu langkah taktis yang diusulkan adalah penerapan konsep sister city (kota kembar) maupun sister province (provinsi kembar) dengan wilayah-wilayah mitra di Malaysia dan Thailand.

Langkah kolaboratif ini dinilai sangat beralasan mengingat Pulau Sumatra menyimpan potensi ekonomi yang sangat masif. Berada tepat di jalur strategis dan berdekatan dengan Malaysia serta Thailand, Sumatra dihuni oleh sekitar 63 juta jiwa yang mayoritas berada pada usia produktif. Selain daya dukung demografi, wilayah ini kaya akan komoditas unggulan seperti karet, minyak dan gas bumi, emas, hingga sektor perkebunan dan pertanian.

Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Kawasan

Tito memberikan perhatian khusus pada sektor karet, komoditas sejarah yang menghubungkan Sumatra, Malaysia, dan Thailand. Menurutnya, ketiga pihak harus bergeser dari sekadar mengekspor bahan mentah menuju pengembangan industri hilir bernilai tambah tinggi. Hilirisasi ini diyakini mampu meningkatkan daya saing ekonomi sub-kawasan di pasar global.

Selain hilirisasi, penguatan konektivitas, investasi, perdagangan, serta sektor pariwisata menjadi fokus utama yang harus diterjemahkan ke tingkat lokal. Tito mengimbau para gubernur dan kepala daerah dari ketiga negara untuk memanfaatkan forum IMT-GT sebagai jembatan komunikasi yang berkelanjutan.

Dengan komunikasi yang erat antarpemimpin daerah, jaringan kerja sama regional diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan mampu memperkokoh fondasi perekonomian rakyat di kawasan segitiga emas tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *