Sebuah insiden menegangkan melanda kawasan padat penduduk di Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah si jago merah mengamuk di salah satu gedung apartemen di Jalan KH. Mas Mansyur. Peristiwa yang terjadi pada hari Jumat ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan penghuni, terutama saat kepulan asap tebal mulai membubung tinggi dari salah satu lantai gedung bertingkat tersebut.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat pada pukul 11.23 WIB. Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran bersama dengan 105 personel terlatih dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah dampak yang lebih fatal.
Menurut informasi resmi dari Command Centre Damkar DKI Jakarta, titik api pertama kali terdeteksi di lantai 5 gedung apartemen, tepatnya pada area shaf kabel. Kebakaran pada instalasi kabel seperti ini dikenal sangat berbahaya karena berpotensi merambat dengan cepat ke lantai lainnya melalui jalur vertikal dan menghasilkan asap beracun yang pekat.
Hanya dalam waktu enam menit setelah laporan masuk, armada Damkar tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.29 WIB. Petugas langsung melakukan penetrasi dan memulai upaya pemadaman pada pukul 11.30 WIB. Berkat kesigapan taktis di lapangan, rambatan api berhasil dilokalisir dengan cepat pada pukul 11.36 WIB, mengubah status situasi menjadi kuning atau terkendali.
Kendati kobaran api utama telah berhasil diredam, fokus utama petugas kini beralih pada misi penyelamatan jiwa. Tim penyelamat khusus diterjunkan ke dalam gedung yang masih dipenuhi asap untuk melakukan penyisiran intensif. Langkah ini diambil guna mengevakuasi para penghuni yang diduga masih terjebak di dalam unit-unit apartemen akibat kepanikan dan terbatasnya jarak pandang.
Hingga saat ini, proses penyisiran masih terus berlangsung dengan penuh kehati-hatian. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban luka maupun kerugian materiil akibat musibah ini. Kasus kebakaran ini kembali menegaskan pentingnya sistem proteksi kebakaran dan pemeliharaan instalasi listrik secara berkala pada bangunan vertikal di ibu kota.








