Kasus penemuan jasad wanita di dalam dus yang menggemparkan warga Babakan Ciparay, Kota Bandung, akhirnya mulai menemui titik terang. Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung bergerak cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan berinisial SDS (31) dalam waktu kurang dari enam jam setelah jasad korban ditemukan.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Suryadi, mengonfirmasi bahwa pelaku ditangkap di wilayah Banten saat mencoba melarikan diri menuju Palembang, Sumatra Selatan. Korban pembunuhan keji ini diketahui merupakan seorang wanita berinisial SM (41). Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi kriminal tersebut.
Aksi Heroik Sopir Ekspedisi Menggagalkan Rencana Pelaku
Di balik penangkapan cepat ini, ada kisah menegangkan dari seorang sopir jasa ekspedisi bernama Tegar. Awalnya, Tegar tidak menaruh curiga ketika disewa oleh pelaku SDS untuk mengangkut sebuah dus besar dari Jalan Terusan Suriyani menuju kawasan Kopo menggunakan mobil pikapnya.
Namun, di tengah perjalanan, bau menyengat yang sangat mencurigakan mulai tercium dari bak mobilnya. Tegar yang mulai panik mendesak pelaku untuk jujur mengenai isi paket tersebut. Perdebatan sengit pun terjadi karena pelaku terus berkelit dan menolak memberikan penjelasan.
Merasa ada yang tidak beres dan menduga kuat bahwa isi paket tersebut adalah jasad manusia, Tegar mengambil tindakan berani. Di tengah kemacetan menjelang lampu merah Pasirkoja, ia menepikan kendaraannya di depan sebuah toko dan memaksa pelaku untuk menurunkan sendiri dus misterius tersebut.
“Saya langsung turun dan berteriak meminta dia menurunkan dus itu sendiri. Saya tegaskan tidak mau membawa barang itu,” ujar Tegar mengenang momen mencekam tersebut. Setelah dipaksa, SDS akhirnya menurunkan dus tersebut lalu langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum akhirnya diringkus polisi di pelariannya.
Penemuan Pertama oleh Pemulung
Dus misterius yang ditinggalkan di pinggir jalan itu kemudian menarik perhatian seorang pemulung setempat. Saat hendak memeriksa dan membuka ikatan dus, ia terkejut melihat bagian pergelangan tangan manusia menyembul dari dalam kemasan. Temuan mengerikan ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib.
Tim INAFIS Polrestabes Bandung segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk mengamankan bukti-bukti awal. Polisi memastikan jasad tersebut adalah korban pembunuhan dan saat ini terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif sebenarnya.








