Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersiap memberikan penghargaan bergengsi bagi pemerintah daerah (pemda) berprestasi di wilayah Kalimantan. Acara bertajuk Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan ini dijadwalkan berlangsung di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (3/9). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap komitmen pemda dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan layanan dasar.
Dalam menyukseskan gelaran akbar ini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ditunjuk langsung sebagai penyelenggara untuk zona regional Kalimantan. Rektor IPDN, Halilul Khairi, menjelaskan bahwa proses kurasi dan penilaian berfokus pada empat indikator krusial yang berdampak langsung pada kesejahteraan publik sehari-hari. Keempat kategori utama tersebut meliputi implementasi program pembangunan 3 juta rumah, peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan, kemudahan akses pendidikan, serta efektivitas pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.
Menurut Halilul, aspek-aspek yang dinilai dalam ajang penghargaan ini bukan sekadar layanan administratif biasa, melainkan pilar penting pembangunan peradaban yang juga menjadi prioritas kerja Presiden RI. “Pendidikan dan kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin kualitasnya. Di sisi lain, pengelolaan sampah sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan beradab, serta penyediaan hunian layak yang memenuhi kebutuhan primer papan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pembinaan dan pengawasan jalannya roda pemerintahan di daerah, Kemendagri memegang peran yang sangat strategis. Halilul menekankan bahwa pendekatan Kemendagri kini mengalami transformasi positif. Lembaga ini tidak hanya fokus pada fungsi pengawasan konvensional yang kerap dikaitkan dengan sanksi, melainkan juga aktif memberikan stimulus berupa apresiasi bagi daerah-daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam melayani masyarakat.
Kalimantan sendiri menjadi wilayah ketiga yang menyelenggarakan malam apresiasi ini, menyusul kesuksesan gelaran serupa di regional Jawa-Bali dan Sumatra. Melalui stimulus positif ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di tanah Borneo semakin terpacu untuk terus melahirkan inovasi pelayanan publik demi mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia.








