Anggaran Polri 2027 Menyusut, DPR Dukung Usulan Tambahan Rp66 Triliun

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghadapi tantangan alokasi anggaran menjelang tahun fiskal 2027. Berdasarkan pagu indikatif yang ditetapkan, Korps Bhayangkara mendapatkan jatah sebesar Rp139,19 triliun. Angka ini mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni sekitar Rp6,8 triliun jika dibandingkan dengan anggaran pada tahun sebelumnya.

Penyusutan anggaran ini memicu kekhawatiran terkait pemenuhan kebutuhan operasional dasar kepolisian. Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena), Komjen Wahyu Hadiningrat, mengungkapkan bahwa pemotongan ini berdampak langsung pada pos belanja barang. Beberapa sektor vital yang terimbas antara lain penyediaan bahan bakar minyak (BBM), biaya listrik, pemeliharaan gedung, perawatan alat material khusus (almatsus), hingga perlengkapan perorangan anggota.

Read More

Untuk mengatasi ketimpangan operasional tersebut, Polri mengajukan langkah taktis berupa pergeseran anggaran internal sebesar Rp3,6 triliun. Anggaran yang awalnya dialokasikan untuk belanja modal tersebut diusulkan untuk dialihkan ke belanja barang demi menjaga kelancaran tugas-tugas krusial di lapangan.

Daftar Kebutuhan Mendesak yang Perlu Ditutupi:

  • Tunggakan pembayaran listrik dan bahan bakar.
  • Operasional satuan kerja baru serta daerah otonomi baru (DOB).
  • Program rekrutmen dan pendidikan personel baru.
  • Dukungan anggaran penanggulangan bencana alam, penanganan kerusuhan massa, serta pengamanan VVIP.

Tidak hanya mengandalkan pergeseran anggaran internal, Polri juga mengajukan usulan tambahan anggaran yang cukup fantastis kepada DPR RI, yakni sebesar Rp66 triliun. Usulan ini dinilai krusial agar performa pelayanan dan keamanan masyarakat tidak menurun akibat keterbatasan dana.

Langkah Polri ini mendapat respons positif dari parlemen. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, menyatakan dukungan penuh terhadap kedua skema keuangan yang diajukan Polri, baik pergeseran anggaran Rp3,6 triliun maupun usulan tambahan Rp66 triliun. Menurutnya, pemenuhan anggaran keamanan sangat vital demi menjaga stabilitas nasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *