Sebuah langkah bersejarah kembali ditegaskan oleh Garda Satya NKRI, wadah yang merangkul mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI). Dalam acara Syukuran Kemerdekaan RI ke-81 yang digelar di Solo, Jawa Tengah, kelompok ini menyatakan komitmen penuhnya untuk mengabdi pada Ibu Pertiwi melalui semangat Satya Haprabu—loyalitas tinggi kepada negara dan pemimpinnya.
Acara silaturahmi yang bertajuk “Bersama Umat Membangun Indonesia” ini turut dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian tersebut menegaskan dukungan penuh Polri terhadap proses reintegrasi sosial dan perdamaian yang berjalan secara produktif di tanah air.
Dalam arahannya, Jenderal Listyo Sigit menekankan bahwa NKRI adalah rumah bersama yang inklusif. Menurutnya, pintu gerbang negara selalu terbuka lebar bagi setiap elemen bangsa yang ingin berbenah diri dan memberikan kontribusi terbaiknya demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.
“Kita memiliki rumah bersama bernama NKRI, dengan pintu yang selalu terbuka bagi setiap anak bangsa untuk berperan dan berjuang menata kembali langkah, serta membangun masa depan bangsa,” ujar Kapolri dengan penuh kehangatan.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya implementasi nyata dari komitmen kebangsaan ini. Eks-anggota JI yang kini tergabung dalam Garda Satya NKRI didorong untuk aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), merawat persatuan, hingga terlibat dalam pemberdayaan ekonomi. Sektor-sektor produktif seperti ketahanan pangan, UMKM, dan aksi kemanusiaan diharapkan menjadi ruang pengabdian baru bagi mereka.
Menariknya, Kapolri menekankan nilai persaudaraan yang tulus melalui filosofi Jawa, “saduluran saklawase” yang berarti persaudaraan selamanya. Hubungan yang dibangun antara Polri dan Garda Satya NKRI bukanlah kerja sama sesaat, melainkan ikatan jangka panjang demi kemaslahatan bangsa.
Langkah progresif ini membuktikan bahwa pendekatan humanis (soft approach) yang diterapkan oleh Polri dalam merangkul mantan simpatisan kelompok radikal membuahkan hasil positif. Kini, Garda Satya NKRI siap berdiri di garda terdepan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.








