Selamatkan Rp39 Miliar Keuangan Negara, Bea Cukai Banten Musnahkan Puluhan Juta Rokok Ilegal secara Ramah Lingkungan

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. Melalui sinergi erat dengan Bea Cukai Merak dan Tangerang, pihak berwenang berhasil memusnahkan sebanyak 41,2 juta batang rokok ilegal serta 1.739 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal. Langkah ini tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menyelamatkan potensi kerugian negara yang nilainya sangat fantastis.

Pemusnahan massal ini berasal dari hasil Operasi Amankan Sumber Asal Penerimaan (ASAP). Nilai barang bukti yang dihancurkan diperkirakan mencapai Rp62,2 miliar, dengan potensi kerugian negara di sektor cukai yang berhasil diselamatkan mencapai Rp39,9 miliar. Operasi ASAP sendiri dirancang secara komprehensif dari hulu ke hilir untuk mempersempit ruang gerak produsen dan pengedar barang ilegal di wilayah Banten.

Read More

Kepala Kanwil Bea Cukai Banten, Ambang Priyonggo, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara aparat penegak hukum dan peran aktif masyarakat. Sinergi ini menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan ekonomi serta mengamankan penerimaan negara untuk pembangunan nasional.

Menariknya, proses pemusnahan kali ini menerapkan prinsip berkelanjutan melalui konsep Green Customs. Setelah seremoni simbolis di kantor wilayah, seluruh barang bukti dibawa dengan pengawalan ketat menuju PT Solusi Bangun Indonesia di Bogor. Di sana, barang-barang tersebut dimusnahkan menggunakan metode co-processing dalam tanur semen bersuhu ekstrem, yakni berkisar antara 1.500 hingga 1.800 derajat Celsius. Metode ini menjamin barang musnah total tanpa menyisakan limbah atau residu yang dapat mencemari lingkungan.

Sepanjang tahun 2026 hingga pertengahan Agustus, Bea Cukai Banten mencatatkan kinerja luar biasa dengan melakukan 707 kali penindakan. Total barang ilegal yang disita mencapai 74,21 juta batang rokok dan ribuan liter minuman keras, yang secara keseluruhan bernilai Rp143,9 miliar. Upaya ini berhasil menyelamatkan kas negara dari potensi kehilangan pendapatan sebesar Rp72,1 miliar. Bea Cukai juga terus mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk pelanggaran demi menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil di Indonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *