CILEGON – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan mengirimkan armada medis bergerak, Kapal Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati, menuju wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal kemanusiaan ini dilepas langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dari Pelabuhan PT Lingga Perdana, Kota Cilegon, Banten.
Pelepasan kapal berlangsung dengan khidmat, diiringi doa bersama dari seluruh jajaran pengurus partai, relawan, serta awak kapal untuk keselamatan para korban bencana di NTT. Kehadiran kapal ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, guna memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan medis yang telah siaga di lokasi terdampak, khususnya di kawasan Flores yang diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7.
Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa aksi ini dilandasi oleh semangat gotong royong tanpa memandang latar belakang politik, suku, maupun agama. Kapal RS Apung Laksamana Malahayati membawa misi murni kemanusiaan untuk meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Kelebihan utama dari misi kali ini adalah fokus penanganan pada kelompok rentan. Kapal membawa logistik medis khusus, obat-obatan, serta kebutuhan krusial untuk ibu hamil, balita, dan kaum perempuan—kelompok yang sering kali luput dari perhatian utama saat terjadi situasi darurat bencana.
Sebelum bertolak ke NTT, kapal dengan spesifikasi panjang 30 meter dan berat 262 Gross Tonage (GT) ini telah menyelesaikan misi pelayanan kesehatan gratis bagi ribuan warga pesisir di Provinsi Banten. Serah terima operasional kapal dilakukan oleh Ketua DPD PDIP Banten, Ade Sumardi, kepada DPP Partai demi merespons kedaruratan yang lebih mendesak di NTT.
Sejak diluncurkan pada Juni 2023, RS Apung Laksamana Malahayati terus aktif menjelajahi perairan nusantara untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau terpencil dan kawasan pesisir yang minim fasilitas medis standar. Dilengkapi dengan 12 anak buah kapal dan 8 tenaga kesehatan profesional, kapal ini siap memberikan tindakan medis darurat dan perawatan intensif langsung di atas air.








