LABUAN BAJO – Di tengah duka mendalam akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah aksi penyelamatan dramatis berhasil dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Seorang lansia bernama Adelina Ndimias (77), yang menjadi korban luka berat dalam bencana tersebut, berhasil dievakuasi menggunakan helikopter khusus demi mendapatkan penanganan medis darurat secara cepat.
Adelina yang berasal dari Kabupaten Manggarai Timur ini diduga kuat mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang dasar tengkorak akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Mengingat kondisinya yang sangat kritis dan membutuhkan tindakan medis spesifik, Basarnas mengerahkan Helikopter Dauphin untuk menerbangkan korban langsung menuju RSUD Pratama Komodo di Labuan Bajo.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa proses evakuasi udara ini memakan waktu sekitar 30 menit. Selama penerbangan darurat tersebut, korban didampingi oleh salah satu anggota keluarganya serta tim medis yang terus memantau kondisinya secara intensif.
“Evakuasi taktis menggunakan jalur udara menjadi pilihan utama kami karena kendala geografis pascagempa dan urgensi kondisi medis korban. Langkah cepat ini diharapkan dapat menyelamatkan jiwa korban,” ujar Yudhi dalam keterangan resminya.
Selain fokus pada evakuasi medis darurat, Tim SAR Gabungan bersama Kementerian Kesehatan terus menyisir wilayah-wilayah terdampak di Manggarai Timur dan kabupaten sekitarnya. Mereka terus melakukan pencarian di area bangunan yang runtuh guna mengantisipasi adanya korban lain yang masih terjebak.
Bencana gempa bumi dahsyat ini telah meninggalkan dampak yang luar biasa bagi masyarakat NTT. Berdasarkan data terbaru dari Basarnas, total korban jiwa telah mencapai 70 orang meninggal dunia, sementara 132 orang lainnya mengalami luka-luka (dengan rincian 40 luka berat dan 92 luka ringan). Selain jatuhnya korban jiwa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat setidaknya 40.040 warga terpaksa mengungsi serta 11.925 unit rumah mengalami kerusakan parah.








