Regenerasi PDIP: Megawati Resmi Lantik Pinka Haprani Jadi Ketum Taruna Merah Putih

JAKARTA — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mengumumkan estafet kepemimpinan pada organisasi sayap kepemudaannya, Taruna Merah Putih (TMP). Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, melantik Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau yang akrab disapa Pinka Haprani sebagai Ketua Umum TMP untuk masa bakti 2025-2030, menggantikan Hendrar Prihadi.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat tersebut menandai langkah strategis partai berlogo banteng moncong putih ini dalam merangkul potensi generasi muda. Dalam arahannya, Megawati menegaskan agar pengurus baru TMP segera bergerak aktif merajut kedekatan emosional dan komunikasi interaktif dengan pemilih muda.

Read More

“Setelah pelantikan ini, TMP harus langsung bekerja membangun bonding dengan generasi muda. Jadilah ruang terbuka bagi generasi muda Indonesia untuk melakukan pendidikan politik, membangun semangat juang, dan kerja-kerja nyata di tengah rakyat,” ujar Megawati saat memberikan sambutan.

Struktur kepengurusan baru TMP kali ini diperkuat oleh sejumlah figur muda potensial dari pelbagai latar belakang, seperti mantan Ketua BEM UI Melki Sedek, Patria Ginting, hingga pegiat media dan jurnalis Pangeran Siahaan. Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan mampu memperluas daya jangkau partai di kalangan terdidik dan mahasiswa.

Menjawab tantangan tersebut, Pinka Haprani yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI menggarisbawahi pentingnya merespons dinamika demografi pemilih. Mengutip data KPU, pemilih dari segmen Generasi Z dan Milenial diprediksi mendominasi hingga 56 persen dari total pemilih pada Pemilu 2029 mendatang.

Untuk merangkul pemilih muda tersebut, Pinka mengusung pendekatan segar yang ramah dan inklusif. “Semangat kerja kita ke depan cuma satu: Politik Menjadi Asik. Kita mau bikin anak muda nyaman kenalan sama politik, sama PDI Perjuangan, tanpa merasa terbebani,” ungkapnya optimis.

Perkuat Basis Riset Berbasis Sains

Selain melantik pengurus TMP, Megawati turut melantik pimpinan badan riset dan organisasi sayap keagamaan. Posisi Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP periode 2025-2030 kembali dipercayakan kepada Andi Widjajanto, sedangkan posisi Ketua Umum PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) diamanahkan kepada Nasyirul Falah Amru.

Megawati menekankan bahwa formulasi kebijakan partai politik masa kini harus didasari pada riset ilmiah dan berbasis data, bukan sekadar asumsi semata. Ia secara khusus menyoroti persoalan tingginya angka pengangguran terdidik di Indonesia yang mencapai sekitar 1 juta orang, dan menugaskan tim riset partai untuk membedah akar masalah sekaligus merumuskan solusinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *