Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menghantui warga Jakarta, kali ini menimpa seorang ibu rumah tangga di kawasan Makasar, Jakarta Timur. Insiden dramatis yang terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) ini menjadi bukti nyata bahwa kejahatan dapat mengintai kapan saja, bahkan di siang bolong. Pihak kepolisian dari Polsek Makasar pun bergerak cepat melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang meresahkan.
Kejadian nahas tersebut menimpa Elzaviana (55) pada hari Jumat, 24 Juli 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang terparkir di pinggir rumah di Jalan H. A. Gani Nomor 38, RT 08/RW 02, Makasar, raib digondol maling. Padahal, motor kesayangan tersebut sudah dalam kondisi terkunci stang, sebuah upaya preventif yang sayangnya tak cukup ampuh membendung niat jahat pelaku.
Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya tengah giat menyelidiki kasus ini. “Kami sedang dalam proses pengumpulan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian serta meninjau ulang rekaman CCTV yang menjadi barang bukti utama,” terang Kompol Sumardi. Proses identifikasi terhadap dua orang terduga pelaku masih terus berlangsung intensif. Sumardi berharap, dengan bantuan rekaman CCTV yang cukup jelas, identitas pelaku dapat segera terkuak untuk kemudian dilakukan pengejaran dan penangkapan.
Berdasarkan rekaman CCTV yang kini berada di tangan penyidik, terlihat jelas bagaimana dua orang pria berboncengan dengan sepeda motor jenis Beat Street bernomor polisi B 5482 FYX menjalankan aksinya. Dengan modus operandi yang terencana, kedua pelaku sempat memantau kondisi sekitar untuk memastikan situasi aman dan bebas dari pantauan. Dalam hitungan kurang dari dua menit, motor Honda Scoopy milik korban berhasil mereka bawa kabur, meninggalkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp23 juta.
Elzaviana, korban pencurian, telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Makasar dengan nomor LP/B/06/NII/2026/Polsek Makasar/Polres metro Jaktim/Polda Metro Jaya, tertanggal 24 Juli 2026. Ia sangat berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini. “Saya sangat berharap polisi bisa segera menemukan identitas dan menangkap pelaku, agar motor saya bisa kembali dan mereka mendapatkan hukuman setimpal,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Kasus pencurian sepeda motor ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan ekstra dan penggunaan sistem keamanan ganda untuk kendaraan. Meskipun rekaman CCTV seringkali menjadi kunci dalam mengungkap kejahatan, pencegahan tetap menjadi prioritas utama. Pihak kepolisian terus berkomitmen untuk memberantas praktik curanmor dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

