Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, akhirnya membeberkan alasan mendalam di balik konsistensi partainya yang melakukan ‘hattrick’ dukungan kepada Prabowo Subianto dalam tiga edisi Pemilihan Presiden (Pilpres) berturut-turut. Hubungan erat ini terus terjaga sejak Pilpres 2014, 2019, hingga puncaknya pada kemenangan manis di Pilpres 2024.
Dalam pidato hangatnya pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN yang turut dihadiri langsung oleh Prabowo Subianto, Zulhas menegaskan bahwa kebersamaan mereka bukanlah sekadar koalisi politik musiman. Perjalanan yang mereka tempuh digambarkan sebagai sebuah proses sejarah yang panjang, penuh liku, dan sarat akan ujian loyalitas.
Zulhas menekankan bahwa kesetiaan PAN terhadap Prabowo sudah sangat terang benderang dan tidak memerlukan pembuktian lagi. Setelah dua kali harus menerima kekalahan bersama, PAN tetap kokoh berdiri di samping Prabowo hingga akhirnya berhasil merasakan kemenangan pada kontestasi politik tahun ini.
Ia juga mengenang kembali momen krusial saat mendatangi kantor Kementerian Pertahanan sebelum genderang Pilpres 2024 bertabuh. Dalam pertemuan itu, Zulhas meyakinkan Prabowo bahwa PAN akan selalu setia mengawal perjuangan beliau demi menuntaskan cita-cita besar bagi bangsa Indonesia, apa pun kondisinya.
Lebih dari sekadar kedekatan personal, Zulhas mengungkapkan adanya keselarasan ideologis yang kuat antara PAN dan Prabowo. Kesamaan nilai perjuangan tersebut berakar pada komitmen untuk menegakkan kedaulatan rakyat dan keadilan sosial, terutama yang termaktub dalam Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Zulhas memuji komitmen Prabowo yang dinilainya secara konsisten menyuarakan pentingnya implementasi pasal-pasal kesejahteraan tersebut. Melalui visi ekonomi yang berpihak pada rakyat, PAN optimistis pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan mampu membawa Indonesia menuju arah yang lebih berdaulat dan sejahtera.








