Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) secara resmi mengumumkan peluncuran program strategis bertajuk “Bulan Nihao 2026” (Nihao Month). Inisiatif masif ini dirancang khusus untuk memikat lonjakan kunjungan wisatawan asal Tiongkok, khususnya menjelang momentum libur panjang Festival Pertengahan Musim Gugur dan Golden Week Hari Nasional Tiongkok.
Kampanye yang berlangsung sejak pertengahan September hingga akhir Oktober ini mengusung filosofi kedekatan hubungan diplomatik dan kebudayaan antara kedua negara. Lebih dari sekadar promosi destinasi, program ini menjadi langkah konkret Negeri Gajah Putih dalam menggenjot perekonomian sektor pariwisata, sembari meningkatkan standar keamanan, kualitas layanan, dan pengalaman melancong yang berkelanjutan.
Gubernur TAT, Thapanee Kiatphaibool, menegaskan bahwa fokus utama kampanye kali ini adalah menyajikan fasilitas dan layanan kelas atas. TAT menjalin kolaborasi erat dengan jaringan hotel ternama, pusat perbelanjaan bersertifikat, hingga penyedia layanan kesehatan premium guna memberikan rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi para tamu asing.
“Kami bertekad memberikan alasan yang jauh lebih kuat bagi para pelancong Tiongkok untuk memilih Thailand sebagai tujuan utama mereka, memperpanjang durasi tinggal, serta mendorong mereka untuk kembali berkunjung di masa depan,” ungkap Thapanee.
Strategi promosi “Bulan Nihao” memadukan beragam pendekatan modern, seperti penawaran diskon digital, hak istimewa di lokasi wisata, kegiatan pertukaran budaya, hingga keterlibatan pemengaruh digital (Key Opinion Leaders/KOL). Langkah komprehensif ini diharapkan mampu menjaga gairah industri pariwisata Thailand dari musim sepi hingga menyambut momen Tahun Baru Imlek mendatang.
Pemerintah Thailand sangat optimistis terhadap pencapaian target periode ini. TAT memproyeksikan tingkat kedatangan turis Tiongkok selama liburan akan menembus angka 250.000 orang, meningkat 24 persen secara tahunan. Sementara itu, estimasi perputaran uang dari sektor ini diperkirakan mencapai 11,5 miliar baht (sekitar Rp6,09 triliun), melonjak pesat 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sinyal positif ini disokong oleh data analisis penerbangan ForwardKeys yang mencatat lonjakan pencarian tiket menuju Thailand dari Tiongkok sebesar 24 persen, serta kenaikan pemesanan perjalanan sebesar 16 persen untuk bulan Oktober. Hal ini membuktikan bahwa Thailand masih menjadi destinasi favorit utama bagi wisatawan Tiongkok.








