Banjarmasin — Menindaklanjuti insiden memilukan tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bergerak cepat dengan mendirikan posko pelayanan post-mortem dan ante-mortem. Langkah ini diambil guna mempercepat proses identifikasi para korban, baik yang telah dievakuasi maupun yang masih dalam pencarian.
Posko kemanusiaan ini berlokasi strategis di area Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, tepatnya di sebelah kiri gedung terminal penumpang. Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan yang terdiri dari jajaran Rumah Sakit Bhayangkara, Biddokkes Polda Kalsel, unsur TNI, hingga tim medis Brimob siap melayani pihak keluarga selama 24 jam.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, AKBP dr. M Ihsan Wahyudi, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam pelayaran tersebut untuk segera mendatangi posko dengan membawa sejumlah dokumen pendukung. Data medis dan data personal sangat krusial untuk mencocokkan identitas fisik korban yang ditemukan.
“Kami sangat mengharapkan pihak keluarga membawa dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau ijazah asli guna keperluan verifikasi sidik jari. Selain itu, foto korban yang memperlihatkan struktur gigi depan dengan jelas saat tersenyum sangat membantu tim forensik dalam proses pencocokan data antemortem,” ujar AKBP dr. M Ihsan Wahyudi.
Tragedi yang menimpa Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya menuju Banjarmasin ini mengejutkan publik. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kapal naas tersebut mengangkut total 243 penumpang. Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 113 penumpang, dengan rincian 107 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 130 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama operasi pencarian dan pertolongan di perairan Laut Jawa. Upaya penyisiran terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai armada laut dan udara. Kepolisian mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan memantau perkembangan resmi hanya melalui posko yang telah disiagakan di Pelabuhan Trisakti.








