Aksi Nyata CTARSA Foundation: Salurkan 8.000 Masker dan Layanan Kesehatan untuk Satgas Karhutla Kalteng

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Kalimantan Tengah masih menjadi tantangan hebat yang menguras energi para petugas pemadam. Berjibaku melawan kepungan asap pekat dan cuaca ekstrem selama 24 jam penuh, ratusan personel TNI terus berupaya memadamkan bara api yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. Menyadari beratnya perjuangan para garda terdepan ini, CTARSA Foundation turun langsung memberikan aksi nyata di lapangan.

Berkolaborasi dengan Kodam XXII Tambun Bungai, yayasan sosial ini menyalurkan bantuan berupa 8.000 lembar masker medis serta menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi para relawan dan Satgas Karhutla. Aksi kemanusiaan ini dipusatkan di Pos Tabat Kalsa, kawasan Masjid Al Qadar, Sebaru, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Read More

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi fisik para petugas. Menembus lahan gambut yang kering, panas, dan dipenuhi gas beracun tentu berisiko tinggi terhadap kesehatan paru-paru dan stamina mereka. Bantuan masker dan pemeriksaan medis berkala diharapkan mampu meminimalisir dampak buruk paparan asap ekstrem saat mereka bertugas di lapangan.

Apresiasi tinggi datang dari Kapendam Kodam XXII Tambun Bungai, Dodo Sahata. Ia menyatakan bahwa kehadiran posko bantuan yang dilengkapi dengan fasilitas logistik, dapur umum, dan kini pemeriksaan kesehatan dari CTARSA Foundation, sangat krusial dalam menjaga moral serta kebugaran fisik para prajurit yang bertugas tanpa henti.

Di sisi lain, Head of Corporate Communication CTARSA Foundation, Andra Lesmana, mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi tim di lapangan setelah menyaksikan langsung sulitnya proses pemadaman lahan gambut. Karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di dalam tanah membuat api sangat mudah berkobar kembali jika tertiup angin kencang, meskipun permukaannya telah dibasahi.

Melalui aksi kepedulian ini, CTARSA Foundation juga mengajak berbagai elemen masyarakat dan korporasi untuk bahu-membahu menyalurkan bantuan keselamatan bagi para petugas. Semangat gotong royong sangat dibutuhkan agar Kalimantan, yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia, dapat segera pulih dari ancaman kabut asap.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *