Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hingga kini, kobaran api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan meski petugas gabungan telah berjuang keras selama lebih dari 21 jam di lapangan. Peristiwa yang bermula sejak Senin pukul 16.00 WIB ini memicu kepulan asap tebal yang mengganggu wilayah sekitar.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan pembaruan terkini terkait situasi tanggap darurat ini. Ia menyampaikan bahwa sejak Selasa dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, intensitas api sebenarnya sudah mulai mereda dan relatif terkendali. Namun, petugas pemadam kebakaran masih harus bekerja ekstra keras menyisir sisa-sisa bara api yang berpotensi menyala kembali.
“Kondisi api memang mulai terkendali, tetapi kami masih mendeteksi beberapa titik api aktif yang harus segera dituntaskan hari ini juga,” tegas Rudy. Dugaan sementara menyebutkan bahwa api pertama kali muncul akibat aktivitas pembakaran di lahan pertanian warga yang bersebelahan langsung dengan kawasan TPA Galuga, sebelum akhirnya merembet cepat akibat tiupan angin kencang.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengakui proses penjinakan api menghadapi rintangan geografis yang menantang. Akses jalan yang terbatas membuat mobil pemadam tidak bisa mendekati titik api utama. “Petugas di lapangan terpaksa menyambung selang air hingga sepanjang 400 sampai 500 meter untuk bisa menyemprotkan air langsung ke pusat api,” ujar Yudi.
Mengingat skala kebakaran yang cukup masif, upaya pemadaman kini mengandalkan kolaborasi lintas instansi. Lebih dari 100 personel gabungan dari Damkar, BPBD, TNI, dan Polri diterjunkan ke lokasi kejadian. Tak hanya mengandalkan armada darat seperti truk pemadam dan mobil water cannon milik kepolisian, operasi ini bahkan melibatkan helikopter taktis dari TNI Angkatan Udara guna melakukan aksi pemadaman udara (water bombing).
Beruntung, sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, dampak operasional sangat terasa karena Pemerintah Kabupaten Bogor memutuskan menutup sementara pelayanan pembuangan sampah di TPA Galuga demi mempercepat proses pemadaman total dan menjaga keselamatan lingkungan.








