Mutasi Besar-Besaran Polri: Kapolri Rotasi Empat Jabatan Wakapolda Terbaru

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi secara besar-besaran. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi merotasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di berbagai daerah. Langkah strategis ini mencakup pergantian kepemimpinan pada posisi Wakapolda di empat provinsi utama, yakni Riau, Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

Keputusan mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1877/VIII/KEP./2024 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri pada akhir Agustus lalu. Langkah ini menegaskan komitmen Korps Bhayangkara dalam melakukan regenerasi kepemimpinan yang dinamis dan adaptif terhadap tantangan keamanan yang kian kompleks.

Read More

Dalam mutasi terbaru ini, jabatan Wakapolda Riau yang sebelumnya diemban oleh Brigjen Hengki Haryadi kini resmi diserahkan kepada Brigjen Simson Zet Ringu. Sebelum ditunjuk memimpin di Riau, Brigjen Simson menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo. Sementara itu, posisi yang ditinggalkannya di Gorontalo kini diisi oleh Kombes Dedy Suhartono, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Kasubdit STNK Korlantas Polri.

Pergeseran kepemimpinan juga terjadi di wilayah Indonesia bagian timur. Jabatan Wakapolda Maluku Utara kini dipercayakan kepada Brigjen Slamet Hadiyadi, menggantikan Brigjen Stephen Maleachi Napiun. Di Sulawesi Utara, Brigjen Susetio Cahyadi ditunjuk sebagai Wakapolda baru menggantikan Brigjen Awi Setiyono, yang kini mendapatkan penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK. I Sespim Lemdiklat Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah dan krusial. Kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi personel, serta kebutuhan organisasi untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat luas.

“Mutasi dan rotasi adalah bagian penting dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Penempatan pada posisi baru ini dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, dan tantangan tugas yang ada,” ujar Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resminya.

Melalui penyegaran ini, seluruh pejabat baru diharapkan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka yang baru demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing secara optimal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *