Digitalisasi Industri Tembakau, Pemkot Malang Dorong Pelaku Usaha Tertib Lapor SIINas

Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) terus memperkuat ekosistem Industri Hasil Tembakau (IHT). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memberikan pendampingan intensif terkait pelaporan data produksi melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Upaya ini krusial untuk memastikan seluruh data sektor industri terintegrasi dengan baik, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam merumuskan kebijakan pembinaan yang lebih presisi di masa depan.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa pendampingan ini hadir sebagai solusi bagi para pelaku usaha yang masih menghadapi kendala teknis maupun administratif dalam proses pelaporan. Menurutnya, akurasi, kelengkapan, dan ketepatan waktu dalam menyetorkan data produksi adalah kunci utama untuk menciptakan tata kelola industri yang tertib dan transparan.

Read More

Melalui platform SIINas, seluruh data dari pelaku usaha akan dihimpun secara terpusat. Keberadaan sistem digital ini tidak hanya memudahkan pemerintah dalam melakukan pengawasan, tetapi juga membantu para pengusaha memahami performa bisnis mereka sendiri secara riil. Dengan data yang tertata rapi, pelaku IHT dapat lebih mudah memetakan tren produksi serta merancang strategi keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Kegiatan bimbingan teknis ini tidak berjalan sendiri. Diskopindag Kota Malang berkolaborasi aktif dengan berbagai pihak eksternal, termasuk Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, hingga DPMPTSP Kota Malang. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu mengurai setiap hambatan prosedural yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

Lebih lanjut, program pendampingan ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pemanfaatan dana cukai ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan sektor industri lokal. Melalui pengelolaan data yang valid, Pemkot Malang optimis daya saing industri tembakau daerah akan terus meningkat seiring dengan tingginya tingkat kepatuhan para pelaku usaha.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *