Optimalkan Pengelolaan Sampah, Banyuwangi Terima Hibah Armada Modern dari Uni Emirat Arab

Banyuwangi terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah pelopor sistem sanitasi dan pengelolaan sampah ramah lingkungan di Indonesia. Komitmen ini mendapat apresiasi internasional berupa hibah puluhan unit armada operasional dari lembaga Clean Rivers asal Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendukung operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Balak di Kecamatan Songgon.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, kepada Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, langsung di lokasi TPS3R Balak. Menko Zulhas menegaskan bahwa sistem manajemen sampah yang terstruktur dengan baik membuat Banyuwangi layak menjadi rujukan nasional dan dunia internasional.

Read More

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 21 unit sepeda motor roda tiga, 12 unit mobil pikap, dua truk armroll, serta lima unit kontainer armroll. Armada ini dirancang khusus untuk memperlancar rantai pengumpulan sampah dari rumah warga menuju pusat pengolahan secara lebih efisien.

Sebagai informasi, TPS3R Balak berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan kapasitas pengolahan yang menakjubkan, mencapai 84 ton sampah per hari. Fasilitas ini mengadopsi teknologi modern terintegrasi, mulai dari mesin konveyor untuk pemilahan mekanis hingga pengolahan berbasis ekonomi sirkular.

Dalam operasionalnya, sampah organik dikonversi menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi menggunakan metode windrow composting. Air lindi yang dihasilkan pun tidak dibiarkan mencemari tanah, melainkan dimurnikan melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sementara itu, sampah nonorganik yang memiliki nilai jual akan dipres dan disalurkan ke industri daur ulang.

Menariknya, residu plastik yang tidak laku dijual kembali diolah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF), sebuah bahan bakar alternatif ramah lingkungan untuk kebutuhan industri pabrik. Melalui sistem hulu-ke-hilir yang rapi ini, TPS3R Balak sukses melayani kebutuhan kebersihan di 64 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Banyuwangi tanpa menimbulkan polusi bau ke pemukiman sekitar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *