Aksi meresahkan seorang pria tanpa busana yang mengamuk di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya menemui titik terang. Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jagakarsa bergerak cepat dengan meringkus pelaku yang sempat membuat jagat maya gempar setelah video aksinya viral di media sosial.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengonfirmasi bahwa penangkapan terhadap pria berinisial J tersebut dilakukan di kediamannya pada Rabu (19/8) pagi hari. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya keresahan lebih lanjut di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian, terungkap fakta mengejutkan mengenai kondisi kejiwaan pelaku. Berbeda dengan dugaan awal sebagian netizen yang mengira pelaku adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), polisi memastikan bahwa J dalam kondisi mental yang sehat.
“Dari hasil pemeriksaan, dipastikan pelaku bukan merupakan ODGJ,” tegas Kompol Nurma Dewi saat memberikan keterangan kepada awak media. Polisi mengungkapkan bahwa tindakan nekat pelaku murni dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras (miras) yang berlebihan, sehingga membuatnya kehilangan kesadaran dan melakukan aksi eksibisionisme serta kekerasan di ruang publik.
Peristiwa ini menjadi sorotan tajam setelah rekaman video amatir memperlihatkan pelaku dalam kondisi bugil secara membabi buta menyerang seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung. Aksi pemukulan tersebut sempat memicu kemacetan lalu lintas karena pengguna jalan lainnya merasa ketakutan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berupaya melacak keberadaan pemotor yang menjadi korban pemukulan tersebut. Kompol Nurma juga mengimbau kepada korban atau masyarakat yang mengetahui kejadian itu untuk segera melapor ke Polsek Jagakarsa guna melengkapi berkas perkara.
Kasus ini kembali memicu diskusi publik mengenai pentingnya pengawasan peredaran minuman beralkohol di wilayah pemukiman, serta pentingnya respons cepat aparat keamanan dalam menjaga ketertiban umum di jalan raya.








