Pria Bugil Pelaku Pemukulan Driver Ojol di Lenteng Agung Ditangkap, Polisi Sebut Akibat Miras

Kasus pemukulan brutal yang melibatkan seorang pria tanpa busana terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya menemui titik terang. Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jagakarsa bergerak cepat dengan mengamankan pelaku yang sempat meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan tersebut.

Aksi anarkis pelaku yang berinisial J ini sebelumnya sempat terekam kamera warga dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam potongan video yang beredar, tampak jelas pelaku dalam kondisi telanjang bulat mengamuk di tengah jalan raya dan secara membabi buta memukul seorang driver ojol menggunakan sebilah papan tripleks tebal hingga korban terjatuh dan tidak berdaya.

Read More

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah berhasil meringkus pelaku di kediamannya tanpa perlawanan berarti. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mengidentifikasi identitas pelaku berdasarkan video viral serta keterangan beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan interogasi sementara, pihak kepolisian membantah spekulasi masyarakat yang menduga pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kompol Nurma menegaskan bahwa saat melakukan aksi nekatnya, pelaku murni berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) jenis Intisari.

Pihak kepolisian saat ini masih mengamankan barang bukti dan mendalami pemeriksaan terhadap pelaku yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa tersebut. Di sisi lain, polisi juga tengah berupaya melacak keberadaan driver ojol yang menjadi korban pemukulan guna dimintai keterangan dan diarahkan untuk membuat laporan kepolisian resmi agar proses hukum dapat berjalan maksimal.

Peristiwa ini menjadi alarm keras mengenai bahaya konsumsi minuman keras di ruang publik yang kerap memicu tindakan kriminalitas jalanan. Polsek Jagakarsa juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan segala tindakan mencurigakan atau kekerasan di jalanan agar dapat ditangani secara responsif demi menjaga keamanan lingkungan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *