Gempa NTT M 7,7: Update Korban Jiwa di Manggarai dan Kerusakan Infrastruktur

Bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Guncangan hebat yang berpusat di Kabupaten Nagekeo tersebut berdampak sangat luas hingga merusak wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Hingga kini, proses evakuasi terus diupayakan di tengah bayang-bayang kerusakan infrastruktur yang masif.

Berdasarkan data terkini yang dihimpun dari kolaborasi Kepolisian, Pemkab Manggarai, dan Palang Merah Indonesia (PMI), korban jiwa akibat bencana ini dilaporkan telah mencapai 25 orang. Rincian korban meninggal mencakup delapan orang di wilayah Reok, enam orang di berbagai wilayah Manggarai, serta 11 orang lainnya di wilayah Manggarai Timur. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat guncangan keras terjadi.

Read More

Kapolsek Reok, Ipda Joko Sugiarto, menjelaskan bahwa proses evakuasi masih menghadapi kendala karena beberapa korban masih tertimbun puing-puing bangunan. Salah satu dampak kerusakan yang cukup menyita perhatian adalah robohnya kediaman milik mantan Menteri Kominfo yang dilaporkan nyaris rata dengan tanah. Selain itu, fasilitas vital seperti RS Pratama Reok dan Puskesmas Reok mengalami retak parah, sehingga pelayanan medis terpaksa dipindahkan ke Lapangan Barang Kolo demi mengantisipasi adanya gempa susulan.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan validasi data secara berkala. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyatakan bahwa angka korban masih dinamis dan berpotensi berubah seiring pemutakhiran data dari BPBD di lapangan. Selain jatuhnya korban jiwa, gempa bumi kuat ini juga memicu kepanikan luar biasa. Tercatat sekitar 2.000 warga melakukan evakuasi mandiri ke wilayah perbukitan karena sempat dikeluarkannya peringatan dini tsunami pasca-gempa utama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *